Monday, February 10, 2014

Mencoba Hidroponik

Ingin Bertani tapi lahan sempit atau tidak ada lahan? siapa bilang tidak bisa, dengan hidroponik kita tetap bisa bertani dengan lahan terbatas, bahkan bertani sayur-mayur bisa dilakukan didepan halaman rumah. kurang lebih ini yang saya rasa, untuk bertani saya harus datang ke lahan saya di Lombok tengah ini tentu memakan waktu dan tenaga yang lumayan mengingat posisi lahan dan tempat tinggal saya lumayan jauh. akhirnya browsing di google cari tahu tentang bertani di lahan sempit, alhasil-Hydroponik menjadi pilihan yang tepat untuk menjalankan hobi dan melepas rindu akan bertani dan lahan hijau.
Banyak yang mengira bertani hidroponik mahal, hmmm memang mahal jika kita tidak cermat dalam penggunaan alat-alat dan pemilihan teknis yang tepat. berbekal bahan-bahan bekas, ternyata bertani hidropnik masih bisa dijalankan dengan hasil yang lumayan bagus. berikut ini beberapa photo dari percobaan pertanian hidroponik saya bahan-bahan rongsokan dan bekas, adapun teknis yang digunakan adalah Hidroponik menggunakan WICK SYSTEM.

Hidroponik Paprika Menggunakan Jerigen Bekas dan Gelas Bekas air Mineral.

Hidroponik Tomat Menggunakan Jerigen Bekas dan Gelas Air Mineral. Umur 2 Minggu, Pertumbuhan Excelent yang penting dapat sinar matahari full.
 Go Green Bro, ayo bertani, ayo hijaukan bumi.


1 komentar:

bagus sekali... btw, bisa bertanya, dimana bisa dapat perlengkapan hidproponik spt nutrisi, rockwool, dll di mataram ato di lombok?
saya kebetulan di lombok timur.. tapi tidak tau harus nyari kemana selain beli online tentunya.

Post a Comment

Blog ini bersifat DoFollow. silahkan tinggalkan komentar yang sesuai dengan konten artikel. komentar yang tidak perlu akan kami hapus. Terima Kasih Atas Kunjungannya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More