Air Terjun Mata Jitu, nama Air terjun ini diambil dari nama sebuah mata air yang keluar dari sela batu di Kawasan hutan tropis Pulau Moyo. Air tersebut mengalir ke sebuah sungai berundak kemudian jatuh di undakan tertinggi di salah satu bagian hutan yang hingga saat ini disebut sebagai Air Terjun Mata Jitu. Air terjun ini juga mendapatkan julukan ‘Air Terjun Lady Di’ karena pernah dikunjungi Lady Diana sebelum peristiwa yang merenggut nyawanya ditahun 1997. Karaketeristik air terjun ini terbilang sangat unik berbeda dari air terjun biasanya. Airnya sangat bersih terlihat biru muda seperti air laut, batu-batu disekitar air terjun bukan batu padat seperti batu pegunungan, namun batu kapur, lekukan dan undakan bertingkat-tingkat yang dialiri air membuat pemandangan air terjun terlihat sangat indah dan khas. selain itu, akar pepohonan yang tumbuh disekitar sungai seperti membentuk bingkai lukisan sungai berundak yang menggambarkan kealamian dan kedamaian. Jika Anda berwisata untuk mendapatkan kedamaian, Air terjun Mata Jitu merupakan tempat yang sempurna untuk Anda datangi.

Selain keindahan alam, Anda juga dapat menikmati keberagaman satwa selama berada di kawasan hutan pulau moyo. Kawasan hutan ini oleh para pencinta burung dijuluki sebagai Surga pecinta burung. 124 spesies burung yang terdapat di Sumbawa, 86 jenis di antaranya dapat ditemukan di Pulau Moyo. Beberapa di antaranya, bahkan terhitung sebagai burung langka, seperti Kakatua berkepala kuning, Burung Gosong, maupun jenis Megapodius. Ketika menginjakkan kaki memasuki kawasan hutan menuju ke air terjun, Anda akan mendengar nyanyian acapela merdu ratusan burung, ini seperti sebuah sambutan selamat datang. Spesies hewan lainnya juga dapat Anda temukan disini seperti Kera, Babi Hutan, jika beruntung Anda akan dapat melihat Rusa dan lutung (kera hitam berekor panjang).Air Terjun mata jitu tepatnya berada di Pulau Moyo, 3 Kilo Meter dari Pusat Kota Sumbawa Besar. Untuk berwisata menuju Air Terjun Mata Jitu, transportasi terbaik adalah menggunakan Bus Damri eksekutif jurusan Mataram-Sumbawa, harga tiket Rp. 65.000. waktu yang dibutuhkan kira-kira 5-6 jam perjalanan. Anda akan turun di Pusat Kota Sumbawa Besasr. selanjutnya naiklah ojek menuju ke penyebarangan Labuan yang berjarak 2 Kilometer dari Subawa Besar, pilihan lainnya menggunakan taxi. Untuk menuju air terjun Anda harus menyebrang menggunakan perahu nelayan dari Penyebrangan Labuan menuju Desa Labuan Aji. Terdapat public boat yang beroperasi mengangkut penumpang dari dan ke pulau moyo, namun ketersediaanya sangat tidak dapat diandalkan, untuk itu Anda disarankan menyewa perahu nelayan paket harian dengan membayar sekitar Rp. 450.000. (masih bisa ditawar). jika mengambil paket sewa harian Anda akan diantar menuju pulau moyo tepatnya di Desa Labuan Aji, pemilik kapal akan menunggu untuk mengantar Anda kembali ke Sumbawa Besar. Di Desa Labuan Aji Anda sudah ditunggu oleh pasukan ojek yang siap mengantarkan Anda menuju ke Air Terjun, mengingat jarak Air terjun dari Desa setempat lumayan jauh dan menanjak, kurang lebih 1.5 KM, untuk ini Anda akan membayar Rp. 60.000,- (sudah termasuk kontribusi ke Desa) per orang, sesampai di Lokasi Air terjun, para ojek akan menemani Anda jalan-jalan disekitar air terjun sekaligus menunggu untuk mengantar Anda kembali ke Desa.
Pilihan lainnya untuk berwisata ke Air Terjun Mata jitu adalah dengan membayar paket wisata yang disediakan oleh agen tour dan travel. Salah satu agen tour terdekat dengan penyebrangan adalah Hotel Garuda di Jalan Garuda Sumbawa Besar. Agen tour akan mengatur perjalan wisata Anda dari penjemputan, penginapan hingga berkeliling dan camping di Pulau Moyo.
















