pemaje pisau khas lombok - barang antik peninggalan nenek moyang sebagai warisan budaya

Pemaje-Pisau Khas Lombok

pemaje menyimbolkan pengganti satu tulang rusuk laki-laki yang diambilkan untuk dijadikan tulang hawa. sehingga, yang membawa pemaje di Lombok adalah kaum laki-laki dengan cara diselipkan di depan pada bagian sebelah kiri. makna filosofi lain yang dapat dipetik dari pemaje adalah...

Ashitaba Flower

Kerajinan Anyaman Ketak

Ketak merupakan salah satu kerajinan yang saat ini mulai banyak berkembang di Lombok, kerajinan ini berkembang pesat dan sangat banyak diminati oleh penikmat kerajinan domestik maupun mancanegara..

menjadi reseller produk ashitaba kami

Mau ikut jualan ashitaba..???

Kami Mencari Reseller Produk Ashitaba.. Demi memperluas Jaringan penjualan, kami membuka kerjasama untuk siapa saja yang ingin ikut untuk menjadi distributor atau penyalur produk ashitaba kami. ...

lombok hand weaving

Lombok Hand Weaving - Sembalun Woven

Lombok is one region in Indonesia that produced weaving with very reach texture and design. people of Lombok wearing weaving cloth on some of culture ceremonial and it has sacred value. also for traditional Lombok people (Sasak Tribe) some kind of weaving as a social identity...

Sasak Tribe traditional fish trap

kodong is a simple trap to catch the fish. it made from bamboo and ratan, over a hundreed years traditional people using kodong as trap to catch the fish on the river..

Our Ashitaba Plantation on Lombok

Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) adalah salah satu jenis tanaman obat yang sangat populer di Jepang. Getah Ashitaba merupakan bahan baku utama produk obat-obatan, sementara daunnya adalah bahan baku Teh Herbal dan kopi Ashitaba (bubuk) yang berfungsi sebagai anti oxidant,.

Showing posts with label arts. Show all posts
Showing posts with label arts. Show all posts

Friday, September 16, 2011

Lombok antique traditional knife and cultural heritage

Pemaje Lombok is a traditional knife, usually used by craftsmen to sharpen and refine the craft materials such as bamboo or rattan. This traditional knife is very easy to find in Lombok, can be found almost in every sasak tribe houses. Pemaje can be identified easily by its shape because it has unique shape than the other knife, it shape crook and length average 10-30 CM. Another distinctive trait is, pemaje sharpened only on one side, unlike other knives are sharpened on both sides of the blade. because the main function of Pemaje is to sharpen and refine wood, rattan or bamboo Pemaje is very sharp, sharpness of the blade called by (Tiup Bulu). Tiup Bulu mean the blade able to cut hair only by blowing the feathers to the blade, and the feather will cuted off.

Pemaje not only tool to cut and refine but it has deep philosophical meanings on it. Pemaje is a Simbolic of Male Rib Bone Substitute (Adam Rib Bone) that taken to create Hawa (Eve). Sasak Tribe Especially Islam believe, that use to be when the first man created (Adam), Adam's Left rib bone taken by god to create Hawa (Eve), so adam only have 7 left rib bone and 8 right rib bone. Pemaje is a symbol of one left rib bone that taken. On sasak culture, Pemaje putted on front left side of body. Sasak People believe by carrying Pemaje it raise up confidence. Also Pemaje has Magical value depend on its material (L. Rahman Hadi).


Along of the time, Because Pemaje is a cultural heritage it's begin switching function from tool to art product that has very deep philosophical with very high aesthetic also high quality damn rare material. material include wood and iron for the blade. there are some famouse material for wood that Sasak People believe it have strong magic power and specific power. the wood called by "Kayu RARANG" means this kind of wood is so very difficult to find and almost extinct, and sometime to find the wood it has like some ritual.

Here is some unique pemaje that made from high quality rare material, it has uniqe and beautiful wood texture(Java/Sasak:PAMOR), the power of the wood rated from it texture and each of texture has name. 
Pemaje Selep Due Mangan (Dual Blade)
Handle and sheath made from berore pelet. blade made from high quality iron and long lasting sharpness.  
Berore exclude hardwood and classy, but it has different value when berore has a black belt called Pelet, Sasak and people of Java believes the power of this wood located at this black belt.    

used to be, this wood carried by the people who work in the forest inhabited by wild animals such as venomous snakes, poisonous scorpion, and other wild animals, the power of this wood will avoid you from bitten by wild animal or make them cannot open their mouth to bite. The power not only affected to the wild animal but, it also affected to the humans. Berore Pelet can serve as Sembungkem (Sasak Term). useful when someone plan to harm you or doing something bad to you. the bad guy might not see you even you sit infront of them or the bad guy just forget that he wants to harm you when you meet that bad guy.    

Pemaje Selep Birak Ketemu Pamor Merpati
Handle and sheath made from Birak Ketemu Wood, and blade From Waje (Steel) long lasting sharpness. Sasak People believe Birak Ketemu Wood has specific power, someone who carried wood Birak Ketemu will gain more confidence and has more authority, the power of birak ketemu wood by sasak people called by pengasih-asih means people arround you will give you more respect and like you more than before.
this kind of wood used to be carried by old fisherman, to accompany him while fishing and got more fishes. another interested things from this Pemaje is. its wood texture, wood grain texture forming a picture of birds.



Interested..??
Send your inquiry to nizarjoe@gmail.com, or text message to +6281 8040 63653. All those Pemaje Collection is for sale and very limited.

Read Related Unique Lombok Art Article 
Sasak Tribe traditional fish trap 

Pemaje Lombok

Ketak Handcraft on Lombok

Labuapi wood carving

Anyaman Ketak Lombok

Saturday, August 27, 2011

Pemaje Lombok

Dikutip dari buku karya karya Ir. H. Lalu Djelenga berjudul "Keris di Lombok"halaman 340 perihal / pemaje. Pemaje "Adalah alat kerja khusus tukang kayu untuk meraut. Tetapi akhir-akhir ini, bermula dari langka-nya keris, berkembang menjadi bagian dari kelengkapan berpakaian adat daerah Lombok.".
Salah seorang pembuat pemaje L. Rahman Hadi (40) menuturkan, pemaje tidak sekedar alat atau pelengkap adat, namun pemaje juga berperan seperti keris dan mempunyai pamor seperti keris tergantung dari bahan yang digunakan untuk membuat pemaje tersebut. selain itu pemaje menyimbolkan pengganti satu tulang rusuk laki-laki yang diambilkan untuk dijadikan tulang hawa. sehingga, yang membawa pemaje di Lombok adalah kaum laki-laki dengan cara diselipkan di depan pada bagian sebelah kiri. makna filosofi lain yang dapat dipetik dari pemaje adalah: pemaje menggunakan selut(besi pada gagang) yang berasal dari kuningan, kuningan dalam bahasa sasak berasal dari kata kuninge yang artinya "jaga diri", ditarik makna bahwa membawa pemaje selain sebagai simbol lelaki, juga dapat digunakan untuk menjaga diri, bukan untuk menyerang atau membunuh. tambah L. Rahman Hadi.
Penjelasan serupa juga didapatkan dari RK. Syamsuddin (50) Terong Tawah, menuturkan Pemaje merupakan simbolik budaya yang secara tidak sadar pelan-pelan dapat menggantikan peran keris dalam upacara adat- memang karena langka dan harga keris yang sangat mahal, Beliau juga menuturkan-sebagai laki-laki, memang sewajarnya membawa besi yang disepilkan, dikantongi atau dibuat menjadi pisau dan pemaje. intinya besi tersebut dibawa atau ditempelkan pada badan atau jasad. Pemaje dalam bahasa berasal dari dua suka kata yaitu Pe Mojo yang jika dikonversikan menjadi bahasa sasak (Epean Awak) dalam bahasa Indonesia menjadi "yang dimiliki oleh Badan", kedua suku kata tadi sebenarnya merupakan kepedekan dari Ungkapan bahasa Jawa yaitu "Repat Ning Atomojo" yang artinya "rapat dari badan" jika diartikan secara maknawi dapat berarti sesuatu yang ditempatkan rapat dengan badan-bisa menempel atau sekedar dirapatkan saja. Masih banyak lagi makna filosofi yang dapat dipetik dari benda kecil ini. orang-orang tua kita terdahulu menciptakan benda dan alat-alat seperti pemaje ini memang tidak sekedar sebagai alat. namun agar anak cucu mereka mengambil peng-ibaratan dan berfikir tentang apa yang terkandung pada benda tersebut, (RK. Syamsuddin)

di tahun yang serba modern ini kehadiran pemaje mulai sulit terlihat di kalangan Masyarakat Suku Sasak sebagai alat raut dan untuk keperluan sehari-hari, karena dari segi fungsi pemaje mulai banyak digantikan oleh alat-alat praktis seperti pisau buatan toko atau pabrikan. Pemaje mulai berpindah fungsi, dari alat-menjadi hasil kerajinan yang mempunyai nilai estetika tinggi, kadang mempunyai nilai magis dan dianggap sakral, karena metode dan bahan bukan sembarangan alias terdapat cara-cara khusus dan ritual untuk menyelesaikannya. pemaje dengan ketegori ini menjadi lebih berharga dan lebih mahal juga sangat banyak diminati oleh kolektor atau para penikmat seni bahkan oleh Masyarakat sendiri yang mempercayai khasiat pemaje tersebut.

Pemaje yang dikatan mahal dan berkualitas tidak hanya dilhat dari bentuk visual dan polesan empunya. namun juga sangat berpengaruh pada bahan kayu yang digunakan untuk warangka dan gagang juga besi yang digunakan sebagai mata pisaunya. Tidak sedikit dari pemaje kategori mahal ini terbuat dari kayu Rarang (Indonesia: Jarang) yang sangat sulit dijumpai dan merupakan kayu untuk warangka dan gagang keris seperti: Kayu Berore Pelet atau Berore Bebet, Kayu Purname, Kayu Sentigi, Kayu Kemuning, Kayu Raksase, Kayu Birak Ketemu, Galeh Johari, Akar Birak dll. Para pemilik Pemaje dengan tipe ini biasanya tidak menggandalkan Pemaje sebagai sebuah alat akan tatapi lebih melihat pemaje mampu mendatangkan khasiat yang oleh pemilikinya yakini, misalnya: pemaje dengan kayu birak diyakini dapat berkhasiat membuat pemiliknya disenangi, perkataanya didengar oleh orang lain dan dibawa pada saat ada pertemuan seperti rapat atau bertemu dengan sahabat lama.

Berikut adalah pemaje hasil dokumentasi yang saya ambil dari empu muda pembuat pemaje Lombok Asli yang merupakan kombinasi estetika tinggi dan bahan-bahan Rarang Kualitas tinggi. Pemaje berikut merupakan pemaje hasil seni yang tidak dapat dibuat massal dan dalam waktu yang singkat-itupun sangat tergantung dari ketersediaan bahan. saya akan tampilkan Anda yang akan menilai sendiri.dan jika tertarik Anda boleh memiliki pemaje tersebut.
pemaje selep berore bebet atau berore pelet- pemaje asli lombok
Nama:
Pemaje Selep Due Mangan
Keterangan:
Bahan werangka kayu berore dan gagang kayu berore pelet atau berore bebet. garis hitam pada kayu gagang disebut bebet/pelet yang merupakan keunikan kayu berore ini, kayu jenis ini saat ini sudah sangat langka dan sangat jarang sekali ditemukan.konon menurut empu pembuat pemaje ini, kayu sejenis ini hanya orang-orang tertentu yang dapat menemukannya dan caranyapun dengan melakukan ritual tertentu. mata pisau pemaje menggunakan besi waje pilihan. pada werangka diberikan ornamen kuningan dengan dengan nuansa Sasak Classic
Khasiat
Kayu berore yang mempunyai bebet/pelet oleh Masyarakat Sasak dipercaya berkhasiat sebagai Sembungkem (Indonesia:Penyembunyi). contoh, Ketika kita tidak ingin orang lain mengetahui kedatangan kita atau menghendaki seseorang tidak menghiraukan keberadaan kita pada situasi-situasi tertentu.


pemaje selep birak ketemu pamor burung merpati
Nama:
Pemaje Selep Pamor Merpati
Keterangan
Werangka dan gagang menggunakan kayu Birak Ketemu, pada gagangnya terdapat guratan urat kayu terlihat seperti burung merpati. mata, paruh dan sayap merpati terlihat begitu jelas. Mata Pisau pemaje  menggunakan besi waje pilihan, tajam dan tidak cepat tumpul.
Khasiat
Kayu Birak Ketemu dipercaya mampu memberikan manfaat "Pengasek-asek" (dikasihi), memberikan aura positif serta diyakini berkhasiat untuk mendekati seseorang seperti bos, pacar atau orang-orang yang kita inginkan mendapatkan dukungannya. Pemaje tipe biasanya digunakan pada pertemuan-pertemuan rapat, adat atau musyawarah. konon jika membawa Birak Ketemu akan dapat menaikkan percaya diri dan kharisma. 

Jika dilihat dari asal katanya. Birak berasal dari kata Berirak yang artinya mengajak dan Ketemu berarti Bertemu, sehingga Suku Sasak Terdahulu yang membawa dan mengetahui khasiatnya memberikan sebutan "Birak Ketemu: kepada kayu tersebut yang artinya Kayu yang berkhasiat mengajak bertemu atau mempersatukan.


pemaje selep kembar due mangan berore bebet
Nama:
Pemaje Selep Kembar Due Mangan
Keterangan:
Bahan sama dengan nomer 1 diatas. panjang 32 cm dan 27cm
Khasiat : Sama dengan Nomer 1

Pemaje selep Berore Bebet - Pemaje Asli Lombok Berkhasiat
Nama:
Pemaje Selep Berore Bebet Belek
Keterangan: Sama dengan nomer 1 dan 3. Ukurang Panjang 30Cm
Khasiat: Sama Dengan Nomer 1

pemaje selep birak ketemu - pemaje asli lombok berkhasiat, khasanah ikonik budaya lombok
Nama:
Pemaje Selep Birak Ketemu Galih Johari
Keterangan: Gagang Pemaje dari Akar Birak Ketemu dan Werangka terbuat dari galeh (inti) kayu johari. ukurang panjang 30 Cm dengan selut kuningan pada gagang. Mata pisau pemaje menggunakan besi waje pilihan yang tidak mudah tumpul.
Khasiat: Sebagai Pengasek-asek (dikasihi) seperti pemaje nomer 2.


pemaje selep birak ketemu - pamor awan baja motif ikan - pemaje asli lombok, khasanah dan ikonik budaya lombok
Nama:
Pemaje Selep Birak Ketemu Pamor Awan Baja
Keterangan: Warangka dan gagang dari kayu Birak Ketemu. keistimewaan terletak pada warangka berasal dari kayu yang tidak dibelah agar tidak merusak guratan alami kayu. keistimewaan lainnya adalah Mata Pisau pemaje menggunakan besi ireng berpamor awan baja, selembut awan dan sekeras baja. panjang 33cm.
Khasiat:Adapun khasiat kayu warangka dan gagang pemaje ini pada dasarnya sama dengan pemaje lain diatas yang menggunakan bahan sama. Khasiat lain terletak pada besi berpamornya yang dapat membuat empunya mempunyai aura lembut selembut awan dan akan menjadi dan bertubuh sekeras baja. (Kembali kepada keyakinan)


pemaje selep asli lombok. benda dan ikon budaya lombok
Nama:
Pemaje Simat Kocet
Keterangan: Gagang terbuat darikayu raksase dan warangke terbuat dari kayu galeh (inti)jepun. Mata Pisau pemaje menggunakan stainless steel anti karat. panjang 20cm.
Khasiat: Kayu raksase hanya terdapat pada salah satu tempat di gunung Rinjani yang disebut dengan pancoran emas. di Rinjani terdapat beberapa gua-gua yang dianggap mempunyai kekuatan mistis yang kuat, biasanya Tuselak (Bahasa Bali:Leak) yang menggunakan ilmu hitam tidak dapat memasuki area gua yang berada di gunung rinjani tersebut. untuk dapat memasuki gua-gua tersebut, para Tuselak biasanya menitipkan/melepas ilmu hitam yang mereka miliki  pada kayu raksase ini kemudian masuk ke dalam gua. konon kayu raksase ini dipercaya ditakuti oleh tuselak, dan empu/pemegang kayu raksase ini akan disegani oleh pemilik ilmu hitam, juga dipercaya sebagai penolak begik(Indonesia:sihir) jahat.

pemaje selep kayu purname selut kuninge - pemaje asli Lombok, barang antik lombok
Nama:
Pemaje Selep Purname
Keterangan: Warangka dan gagang menggunakan kayu purname. selut pada gagang menggunakan kuningan asli dan mata pisau pemaje menggunakan besi waje yang tidak mudah tumpul.
Khasiat: harus tanya empu dulu.. ???


pemaje lombok - barang antik lombok - tempius kocet - ikonik budaya lombok
Menunggu Referensi dan sumber..

barang antik lombok, pemaje lombok, peninggalan budaya khazanah budaya lombok warisan nenek moyang
Nama: 
Pemaje Selep Birak Ketemu Pamor Air Laut
Keterangan: Werangka terbuat dari kayu birak ketemu dan gagang dari akar kayu birak ketemu. keistimewaan lainnya adalah besi yang digunakan sebagai mata pisau pemaje yaitu besi ireng/bideng/hitam berpamor air laut.
Khasiat: adapun khasiatnya terdapat pada kayu dan mata pisau pemajenya. khasiat kayu sama dengan penjelasan pada pemaje nomer 5 lime. sedangkan pada besi dengan pamor air laut dipercaya membawa ketenangan bagi empunya.

ladik penggorokan, barang antik dari lombok, benda warisan budaya nenek moyang lombok
Nama:
Ladik Penggorokan
Keterangan: Werangka terbuat dari kayu kemuning dan gagang dari kayu birak ketemu. besi pada mata pisau terbuat dari waje yang sangat tajam dan tidak mudah tumpul. ukuran panjang 39cm. Ladik Penggorokan tidak termasuk dalam kategori pemaje. Ladik penggorokan termasuk dalam kategori golok dan pisau.
Kegunaan: Adapun kegunaanya adalah sebagai alat pemotong daging. Ladik Penggorokan biasanya digunakan untuk menyembelih ayam, kambing, sapi dan kerbau pada acara-acara tertentu.
benda antik asli lombok, khazanah benda budaya dan ikon budaya lombok warisan nenek moyang
Nama:
Pemaje Selep Birak Ketemu
Keterangan: Pemaje ini merupakan Kembaran Pemaje No. 2 due.

Interested..??
Koleksi Pemaje diatas di publikasikan untuk dijual. tidak diproduksi masal, pemaje ini berjumlah sangat terbatas karena bahan baku yang sangat langka. kami juga menerima pemesanan pembuatan pemaje sejenis seperti diatas namun tidak dapat membuat replika yang persis seperti koleksi yang kami tampilkan diatas. jika tertarik untuk memiliki pemaje antik diatas anda dapat menghubungi kami di nomer 0819 1599 0001 (bisa SMS atau telphon) atau email ke nizarjoe@gmail.com. Anda juga dapat meninggalkan pesan melalui formulir ini.

Baca Tentang Produk Kerajinan Unik Lainnya:

Ketak Handcraft on Lombok

Anyaman Ketak Lombok

Lombok Hand Weaving - Sembalun Woven

Lombok Wood Carving Art

Sasak Tribe traditional fish trap

Lombok antique traditional knife and cultural heritage

Tuesday, August 9, 2011

Ketak Handcraft on Lombok

Lombok is one of the small islands that are recorded in the territorial State of Indonesia which has fertile land and beautiful nature. various species of plants flourish and then used by the community for various purposes from clothing to food. one plant that is currently begin used by many local communities is a "Ketak" in Latin is called "Lygodium Circinatun" These plants include ferns that spread to the parent plant. Ketak  is one of the raw materials for making various shapes of goods through the process of drying, cleavage and formation. 

Ketak known since 1986 as a raw material of craft and began to developed in same time. Now there are more than 64 recorded small home industry which developed craft using Ketak as a raw material to be various craft product. most of product created is fashion product and house hold product for decoration or for daily uses. along market demand and high availability of raw material make this craft grow rapidly and began to lead to the international market. rich design dan high aesthetics make this craft able to compete with another craft product from around the world. 
Here is some example from craftsmen in Lombok, this page will updated periodically when we receive new product and design of Ketak craft. our crafts men able to provide 150 items in a month.


Please send us your inquiry to nizarjoe@gmail.com or text message via mobile phone +6281804063653. we are looking for partner around the world to sell and supply our crafts product.    

Read on Bahasa
More About Art on Lombok 

Anyaman Ketak Lombok

Kodong, Sasak Tribe Traditional Fish Trap

Lombok antique traditional knife and cultural heritage

Pemaje Lombok

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More