pemaje pisau khas lombok - barang antik peninggalan nenek moyang sebagai warisan budaya

Pemaje-Pisau Khas Lombok

pemaje menyimbolkan pengganti satu tulang rusuk laki-laki yang diambilkan untuk dijadikan tulang hawa. sehingga, yang membawa pemaje di Lombok adalah kaum laki-laki dengan cara diselipkan di depan pada bagian sebelah kiri. makna filosofi lain yang dapat dipetik dari pemaje adalah...

Ashitaba Flower

Kerajinan Anyaman Ketak

Ketak merupakan salah satu kerajinan yang saat ini mulai banyak berkembang di Lombok, kerajinan ini berkembang pesat dan sangat banyak diminati oleh penikmat kerajinan domestik maupun mancanegara..

menjadi reseller produk ashitaba kami

Mau ikut jualan ashitaba..???

Kami Mencari Reseller Produk Ashitaba.. Demi memperluas Jaringan penjualan, kami membuka kerjasama untuk siapa saja yang ingin ikut untuk menjadi distributor atau penyalur produk ashitaba kami. ...

lombok hand weaving

Lombok Hand Weaving - Sembalun Woven

Lombok is one region in Indonesia that produced weaving with very reach texture and design. people of Lombok wearing weaving cloth on some of culture ceremonial and it has sacred value. also for traditional Lombok people (Sasak Tribe) some kind of weaving as a social identity...

Sasak Tribe traditional fish trap

kodong is a simple trap to catch the fish. it made from bamboo and ratan, over a hundreed years traditional people using kodong as trap to catch the fish on the river..

Our Ashitaba Plantation on Lombok

Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) adalah salah satu jenis tanaman obat yang sangat populer di Jepang. Getah Ashitaba merupakan bahan baku utama produk obat-obatan, sementara daunnya adalah bahan baku Teh Herbal dan kopi Ashitaba (bubuk) yang berfungsi sebagai anti oxidant,.

Friday, December 2, 2011

Berwisata Panen Rempah di Sembalun


Lombok pulau yang tidak begitu besar jika dibandingkan dengan pulau lainnya di Indonesia. Namun, tak sedikit waktu yang diperlukan untuk mengulas tentang potensi alam yang dimilikinya. Yah, pulau ini memang kecil. Tapi, tak cukup satu atau dua hari saja untuk  mengelilinginya, banyak spot atau tempat-tempat yang akan menarik Anda untuk turun dari kendaraan yang selalu siap menyita perhatian dan waktu Anda. Salah satu destinasi wisata alam menarik yang patut Anda kunjungi Adalah Desa Sembalun Kec. Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Jika Anda mengingat China dengan tembok besarnya yang mengagumkan, Maka Anda akan selalu mengingat Sembalun dengan benteng bebukitan yang begitu kokoh karya sang pencipta Agung. Ibarat kerajaan berbenteng kokoh yang memberikan rasa tentram kepada rakyatnya. begitu juga Sembalun, diapit oleh benteng perbukitan nan kokoh seperti memberikan garansi rasa nyaman kepada masyarakatnya. Ini terlihat dari kearifan, senyum sapa dan tegur hangat khas Masyarakatnya yang ramah.  


Berada pada ketinggian daratan 1156 meter diatas permukaan laut, Sembalun Adalah tempat yang paling dekat dengan Gunung yang dipercaya sebagai pusat kekuatan kosmos di Lombok yaitu Gunung Rinjani.  Tentu Sembalun adalah daerah yang sangat subur karena merupakan area sebaran vulkanik yang dikeluarkan oleh Rinjani Ratusan tahun lalu, tak heran jika Sembalun merupakan daerah penghasil rempah terbesar di Nusa Tenggara Barat. Tegur sapa pertama yang akan Anda terima ketika memasuki kawasan Sembalun adalah  udara yang dingin sejuk segar ala pegunungan, jauh dari kota tak terkontaminasi polusi udara.

Banyak atraksi wisata alam yang dapat Anda nikmati di Sembalun, diantaranya atraksi wisata agrikultur, tentu akan mendapatkan pengalaman berbeda ketika Anda ikut kegiatan bertani di sawah-sawah Sembalun. Panen bawang, kentang, arcis atau tomat yang Anda lakukan akan lebih dramatik ketika berbackground Gunung Rinjani dan dikelilingi bukit-bukit. Pada bulan-bulan tertentu, biasanya bulan Juli sampai September, Anda juga dapat ikut atau hanya sekedar menyaksikan pesta panen raya beras merah yang merupakan pesta panen yang diadakan setiap tahun, biasanya bersama kegiatan panen raya, digelar atraksi hiburan bertema budaya yang dapat Anda Saksikan secara gratis. tidak cukup hanya ikut panen disawah, Anda tentu tidak akan langsung kembali kerumah atau penginapan jika melewati rumah-rumah penduduk yang dihalaman mereka ditanami buah strawbery. Anda boleh mampir untuk sekedar melihat, berphoto-photo, memetik atau membeli.
Atraksi lainnya yang dapat Anda nikmati adalah soft trekking atau berjalan melintasi perbukitan Sembalun dan melihat pesona Alam dari ketinggian. Ada beberapa kawasan menarik yang biasa menjadi rute soft trekking ini, satu diantaranya adalah kawasan rumah Adat Dese Belek. Di Dese belek, Anda dapat melihat rumah tradisional Suku Sasak atau biasa disebut Bale Belek, menurut penuturan warga sekitar, Dese Belek adalah Desa pertama dan merupakan penduduk asli Sembalun yang menjadi cikal bakal adanya Sembalun saat ini. Setelah puas melihat-lihat di Dese Belek, Anda Dapat Melanjutkan soft trek ke Bukit Anak Dara yang berada persis dibelakang Dese Belek. Butuh sedikit usaha untuk bisa sampai di punggung Bukit Anak dara, normalnya kira-kira 15 menit. Usaha Anda akan terbayar ketika sampai di Punggung Bukit, dari sana Anda akan melihat kombinasi pemandangan Alam yang unik, areal pesawahan, pedesaan dan Gunung Rinjani menciptakan komposisi pemandangan alam yang luar biasa Indah.
 

Bila Anda masih tidak puas, masih ada satu attraksi lagi yang dapat Anda kunjungi yaitu sentra kerajinan tenun yang berada sekitar 500 meter dari Dese Belek. Dari sini Anda dapat melihat tenunan khas masyarakat Sembalun yang masih asli, motif dan ragamnya masih dipertahankan menggunakan motif-motif lama yang merupakan warisan para tetua terdahulu. disini Anda juga bisa melihat proses pembuatan tenun Lombok Khas Sembalun, Anda juga akan dipersilahkan melihat bagaimana rumitnya satu kain dibuat dari pemintalan benang hingga menjadi kain tenun jadi, yang akan membuat Anda tidak tega menawar. Jika berniat membeli Anda dapat membeli langsung kain dari perajin-nya, harganya pun bervariasi tergantung motif, ukuran dan jenisnya. Standar harga untuk kain tenun yang digunakan sehari-hari berkisar 150 ribu sampai dengan 400 ribu rupiah.

Begitu banyak atraksi yang dapat Anda datangi di Sembalun, tentu akan lebih mudah jika Anda menyewa seorang guide yang akan mengarahkan Anda kemana Anda ingin, juga memberikan penjelasan-penjelasan tentang atraksi atau objek yang dikunjungi. Di Sembalun Guide tidak seperti Guide pariwisata pada umumnya, Anda bisa mendatangi organisasi pengembangan Masyarakat bernama CDC (Community Development Center). Di sana Anda dapat memilih siapa yang ingin Anda jadikan sebagai Guide, mereka adalah anak-anak dan remaja binaan CDC yang sudah mengenal dengan baik Desa Mereka. Tidak ada tarif khusus untuk ini. Biasanya dalam satu hari, oleh pengunjung-mereka diberikan imbalan Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 75.000/hari.

Untuk mempermudah Anda mengunjungi semua objek menarik disembalun Anda dapat membayar paket jalan-jalan di Desa Sembalun 1 Hari yang meliputi Rumah Adat Dese Belek, Bukit Anak Dara, Sawah, Strawbery dan Sentra Tenun. Untuk ini Anda hanya membayar Rp. 250.000,-/Orang, sudah termasuk transport (sepeda motor), snack sewaktu tour,  dan transport guide. paket ini biasanya disediakan oleh hampir semua pemilik guest house dan homestay di Sembalun.

Menuju ke Sembalun
Sembalun berjarak 110 KM dari pusat kota mataram, normalnya dapat ditempuh dalam 3 jam menggunakan sepeda motor .Untuk menuju ke Sembalun, ada dua pilihan rute yang dapat Anda pilih, masing-masing rute menawarkan pemandangan berbeda yaitu rute utara dan timur. rute Timur melewati jalur Masbagik, Aikmel, Suela dan Lemor (Wisata Pemandian), Pesugulan dan Pusuk Sembalun, sempatkanlah mampir sejenak di Pusuk Sembalun, beristirahat sambil menikmati kopi hangat dan melihat Desa Sembalun dari ketinggian 1250 meter diatas permukaan laut. Rute Utara melewati, Gunung Sari, Pusuk Pas, Pamenang, Tanjung, Bayan, dan Sajang. dari rute ini Anda akan melintasi garis pantai sepanjang 40 Kilometer dari Tanjung hingga Bayan. Jika waktu Anda cukup, sempatkan mampir di Masjid Tua Bayan yang merupakan salah satu cagar budaya penting di Pulau Lombok yaitu masjid  pertama di Pulau Lombok.     

Jika Anda memilih menggunakan angkutan publik, akan memakan waktu yang cukup lama sekitar 4-5 jam perjalanan, dengan asumsi semua angkutan umum siap jalan. Dari terminal Bertais naik bis (Engkel) jurusan Masbagik atau Aik Mel, siapkan uang pas Rp. 20.000,-. Dari Aikmel, jika beruntung Anda bisa mendapatkan angkutan langsung ke Sembalun, namun jika tidak, Anda harus naik ojek atau menyewa mobil pick up dengan bayaran yang lumayan mahal sekitar Rp. 150.000,- tergantung kemampuan menawar Anda. Pilihan lain adalah menggunakan Taxi, Anda akan mengeluarkan uang sekitar Rp. 450.000 untuk sampai ke Sembalun dengan Taxi, lagi-lagi disini Anda harus menggunakan kemampuan menawar Anda untuk mendapatkan harga yang Anda Anggap pantas dengan kantong Anda. Jika Anda Backpacker dengan bekal pas-pas dan ingin angkutan express. Anda bisa menunggu mobil sayur L100 yang setiap hari PP (pulang-pergi) rute Terminal Bertais-Sembalun, mereka biasanya pulang ke Sembalun dengan bak kosong dan tanpa Navigator disebelahnya, biasanya mobil sayur bertolak ke Sembalun pagi hari jam 9.00-11.00 WITA, ngkos yang Anda keluarkan tidak begitu besar yaitu sekitar 75-100 ribu rupiah (masih bisa ditawar). Express, tidak transit sana-sini, tidak menunggu penumpang lain dan ongkos tidak mahal, Anda dapat menghubungi H. Sis Sembahulun (081803645837) jika ingin ke Sembalun dengan mobil sayur express dan murah.

Akomodasi dan fasilitas pendukung
Maria Guest House – disini Anda akan bertemu lelaki paruh baya. Pak Diralam namanya, beliau suka bercerita, Anda akan diceritakan banyak kisah tentang Sembalun, Rinjani, Adat dan kebiasaan Suku Sasak disana. Nama penginapan ini diambil dari nama Anak Perempuan pertama Pak Diralam, tidak banyak kamar yang disediakan (3 Kamar). Namun, kamar-kamar tertata dengan baik, bersih, rapi dan sangat terakomodir oleh pemiliknya. Anda dapat dengan mudah mengenali penginapan ini dengan warna khasnya yang ivory. Dari penginapan ini Anda juga dapat bersantai sembari menikmati pemandangan Gunung Rinjani dari Balcony depan kamar Anda. Harga perkamar Rp. 175.000,- sampai dengan Rp. 225.000,- termasuk breakfast. Untuk reservasi Anda dapat menghubungi Pak Diralam 081918326751. Website http://www.mariaguesthouse.com, E-Mail. diralam@mariaguesthouse.com

Ulan Homestay and Tourist Information – dikelola oleh pasangan Ruslan Abdul Gani, lebih akrab disapa Ulan atau Ama’ Azi dan Istrinya Upa. Disini Anda akan diperlakukan layaknya keluarga, tidak ada restoran atau makanan ala Hotel berkelas disiapkan. Namun, jika Anda ingin merasakan masakan khas Sasak, Ulan Homestay memang tempat yang tepat. Disini Anda dapat menanyakan banyak hal untuk memenuhi kebutuhan berlibur Anda seperti penyediaan Guide, Transportasi atau sekedar meminta saran tentang destinasi wisata lainnya. Anda dapat menghubungi nomer 087763041380 Email. Ulan.lombok.guide@gmail.com untuk reservasi. Tariff sekitar Rp. 150.000,- termasuk sarapan, makan siang dan makan malam.

Lembah Rinjani – salah satu penginapan terbesar di Sembalun, menyediakan 10 kamar standar dengan tariff Rp.150.000, dan 5 kamar VIP dengan tariff Rp. 275.000,-. Pada saat buku ini ditulis, Lembah Rinjani sedang melakukan penambahan 5 Kamar VIP dilengkapi fasilitas mandi air hangat. Lembah Rinjani berada pada rute utama pendakian Rinjani. Untuk reservasi Anda dapat menghubungi nomer 081803652511. 

Fasilitas pendukung lainnya adalah CDC’s Artshop yang merupakan artshop binaan CDC. Disini Anda dapat melihat koleksi kain tenun sembalun dari para pengrajin yang tersebar di Desa Sembalun, selain tenun, CDC’s Artshop juga mendisply beberapa kerajinan origin Sembalun seperti kerajinan ukiran kayu, bamboo dan lain-lain. Artshop ini didedikasikan untuk Masyarakat Sembalun yang ingin menjual karya mereka dengan harga yang lebih baik, adapun keuntungan penjualan tidak kami bagi dengan pengrajin, melainkan kami berikan full seperti harga yang kami berikan ke Pembeli kata Royal (Direktur CDC).

Baca Juga:

Tuesday, November 29, 2011

Berebut Teduh di Pantai Kaliantan

Terletak di ujung selatan kabupaten Lombok Timur, Pantai Kaliatan dengan garis pantai sepanjang 2 km berpotensi dijadikan sebagai tujuan wisata alternative. Jaraknya yang cukup jauh dari pusat kota mataram yaitu sekitar 72 km dapat ditempuh dalam waktu 2 jam, sekitar 5 kilometer dari jalur utama Anda akan habiskan berjibaku dengan jalan bergelombang yang kurang bersahabat, tidak tersedianya saran angkutan umum menjadi salah satu alasan mengapa pantai indah tak berpenghuni ini jarang dikunjungi.
Beberapa tahun yang lalu, Kaliantan merupakan pusat budidaya rumput laut yang cukup berhasil di Lombok. Akan tetapi sekarang, aktifitas para petani yang menyemarakkan pantai tidak lagi dijumpai. Demikian juga dengan rumah-rumah mungil mereka, telah hilang tak bersisa.
Selain Kuta, Kaliantan juga dijadikan sebagai pusat perayaan ritual Bau Nyale dimana tempat tersebut akan dibanjiri oleh ribuan pengunjung dari segala usia. Prosesi adat ini dilakukan satu tahun sekali yaitu pada bulan Februari, dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan kesenian dari Peresean hingga pentas dangdut. Selebihnya pada hari-hari biasa, pantai ini praktis sepi pengunjung. Hanya sekali-sekali saja tampak rombongan bis yang mengangkut siswa-siswa sekolah dari daerah sekitar datang memecah keheningan dengan celoteh dan tawa riang mereka.
Promosi-promosi wisata yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan namanya yang seringkali masuk dalam daftar panjang paket wisata yang dijual oleh para agen, tidak lantas menjadikan tempat ini mendapat perhatian lebih dalam hal perawatannya. Kurangnya ketersediaan infrastruktur pendukung terutama jalan menyebabkan para investor bahkan pengusaha lokal sekalipun kurang tertarik untuk melirik.
Tapi tunggu, jangan pesimis dulu. Apabila Anda adalah tipe penyendiri, senang berkontemplasi, pencari inspirasi, maka pantai Kaliantan adalah tempat yang paling tepat untuk didatangi. Topographi pantai yang unik, kombinasi dari lekuk pantai yang landai deselingi bukit-bukit kecil di beberapa tempat tampak padu dalam balutan biru langit dan lautan. Kurangnya vegetasi yang membuat siang di tempat ini terasa lumayan menyiksa, padang gersang dengan sedikit pepohonan yang terlihat lelah berebut sejuk dengan siapapun yang berteduh dibawahnya. Menjelang sore, pantai ini seolah mengalami metamorphosis. Tak ada yang menandingi dalamnya kontemplasi dalam kesendirian pantai Kaliantan.
Keadaan pantai yang tenang, relative aman jika Anda ingin berenang, Anda juga dapat melakukan aktifitas snorkeling dan melihat panorama alam bawah laut yang keindahannya tidak kalah dengan tempat-tempat snorkeling terkenal lainya di Pulau Lombok. Namun, selama berenang disarankan untuk tidak berenang terlalu jauh mengingat tidak ada tim penyelamat yang siaga di Pantai ini :D.  
Tidak tersedia angkutan umum ke Pantai Kaliantan. Bemo, carry atau transportasi lainnya hanya beroperasi sampai Kecamatan Jerowaru, maka pilihan paling tepat untuk menuju kesana adalah menggunakan kendaraan pribadi atau rental. Jika dari Pusat kota Mataram tancap terus kendaraan Anda sejauh 42 kilometer hingga sampai di Kota Praya, terus ke Timur melewati  Mujur, Ganti, Sepapan dan Jerowaru, belok kiri dari pertiggan Jerowaru menuju Jor, Pemongkong dan terakhir belok kanan di pertigaan Ekas, Anda akan sampai di pertigaan Bagek Cendol,  belok kiri sekitar 1.5Km dari pertigaan Bagek Cendol adalah kawasan Pantai Kaliantan. Tidak terdapat papan penunjuk atau sejenisnya disini, untuk itu jangan segan-segan bertanya jika Anda bingung.

Saturday, November 5, 2011

Pesan dibalik dongeng Lawas Te-Tuntel-Tuntel dan Te-Godek-Godek

Cerita ini merupakan salah satu cerita lama yang menjadi dongeng sebelum tidur anak sasak masa lampau. jika Anda berasal dari keluarga sasak. Anda pasti tahu, minimal mengingat penggalan cerita mengenai Tuntel dan Godek. Biasanya orang tua kita terdahulu membawakan cerita ini dengan nada dan irama yang khas disaat mencotohkan sedikit scene tentang godek yang memanggil tuntel dicerita tersebut, kita sudah tertidur ketika cerita sampai pada akhir scene dan tidak pernah sempat berfikir siapakah tetuntel-tuntel dan tegodek-godek. (Bacalah sampai habis cerita ini jika ingin mengerti lebih jauh siapa Tuntel dan siapa Godek)

Cerita tegodek-godek ini merupakan rangkuman dari sebuah takepan Kuno (Kitab kuno sasak berbahan lontar) berjudul "Monyeh", berisi kisah yang ditulis dengan keadah sastra tinggi sarat pesan moral yang kiranya sulit untuk difahami kaum awam. Intisari dari kitab tersebut dikemas menjadi sebuah dongeng dengan bahasa sederhana dan ringan yang kemudian dikisahkan kepada para pengikut-pengikut sunan terdahulu, cerita tersebut oleh para sunan diberikan judul Tetuntel-Tuntel dait Tegodek-Godek (Tuntel dan Godek - Tuntel=Kodok, Godek=Kera).

Alkisah, tuntel dan godek adalah Dua sahabat akrab yang selalu bersama dalam banyak hal termasuk mencari makanan. Godek yang lincah dan banyak akal selalu saja mempunyai cara untuk mendahului atau lebih menang dari tuntel akan tetapi hasil selalu nihil alias selalu mendapatkan mudharat.

Pada suatu hari, Godek mengajak tuntel yang sedang bermain untuk menunggu pisang hanyut di sungai. Sebelum mengajak Tuntel. Ketika sampai di pinggir sungai, kedua sahabat ini menunggu pisang yang hanyut untuk mereka bawa pulang. Setelah lama menunggu akhirnya kesabaran mereka berbuah hasil, terlihat dari kejauhan ada sebuah batang pisang lengkap dengan daun dan akarnya hanyut terbawa arus sungai. Si Godek segera beraksi dengan akal bulusnya dengan menyuruh tuntel untuk berenang dan mengambil batang pisang tersebut dengan alasan Bangsa Godek/Kera tidak berani terkena air. Tanpa berfikir panjang tuntel segera berenang untuk mengambil pisang tersebut dan dibawanya ke tepi sungai. Ketika sampai tepi sang Godek yang penuh tipu muslihat langsung mengambil bagiannya tanpa persetujuan Tuntel. Godek mengambil Pucuk pisang berisi buah yang sudah matang, tidak ada pilihan bagi tuntel untuk memilih, akhirnya dengan ikhlas tuntel mengambil pangkal dan umbi pisang tersebut. Godek yang banyak akal segera memakan dengan sangat lahap dan rakus, setelah habis Godek segera memanggil tuntel dan berkata "Ayo kita tanam pohon pisang ini, saya akan tanam pucuknya dan kamu tuntel tanam pangkal umbinya". Nanti setelah berbuah saya akan petik untuk kamu karena kamu tidak bisa memanjat pohon seperti saya"(Godek berfikir akan lebih cepat medapatkah hasil jika menanam Pucuknya karena buahnya terdapat di pucuk). Begitu liciknya godek, bahkan sebelum menanam dan melihat buah pun Godek sudah mempersiapkan akalnya untuk mendapatkan buah pisang milik tuntel.

Kedua sahabat ini berjalan membawa pulang pohon pisang bagian mereka dan menanamnya dirumah masing-masing. Beberapa hari setelah ditanamam, pisang milik Tuntel mulai tumbuh dan Ujung pisang yang ditanam oleh Godek layu membusuk dan mati.
Singkat Cerita, setelah penantian cukup lagi seumur pisang, akhirnya pisang milik godek mulai berbuah dan matang. Namun, apalah daya seorang tuntel yang hanya kodok tidak dapat memanjat apalagi memanjat pisang. Disaat yang tepat Godek datang dan menawarkan jasanya untuk memetik buah pisang dengan kesepakatan hasilnya akan dibagi dua. Tuntel setuju dengan resolusi yang diberikan Godek, tapi Tuntel juga mengajukan persyaratan agar Godek harus melapaskan pakaiannya dan meniggalkannya bersama tuntel sebagai jaminan. Akhirnya kata sepakatpun didapati dan Godek segara memanjat dengan sangat cepat. Setelah sampai di pucuk melihat pisang yang sudah matang dan sangat lezat keserakahan Godek mulai timbul. Satu persatu pisang itu dilahap, Tuntel dibawah meminta agar dibagikan. Namun, Godek selalu menjawab "Ndqman keruan rase" (Rasanya belum pas, harus saya makan lagi). Akhirnya kesabaran Tuntel mulai terkikis oleh kelicikan Godek. dilihatnya sebuah terumpung kelapa terbalik, tanpa berfikir panjang Tuntel masuk ke tempurung tersebut dengan niat bersembunyi dan menyembunyikan baju Godek yang dibawa.

Lumayan lama berada di dalam tempurung, tak lama Godek yang rakus turun dari pohon pisang karen buah pisang tersebut sudah habis. Otak Godek berfikir lebih lambat karena terlalu kenyang sehingga sempat beberapa saat memikirkan ada hal yang kurang hingga akhirnya Godek menyadari bahwa dia sedang bertelanjang bulat. setelah merasa ada yang kurang dan mengingat bahwa pakaianyna dibawah oleh Tuntel, Godek-pun mulai mencari tuntel dan memikirkan cara agar Tuntel mau mengembalikan pakaiannya. Dengan nada lembut dan terdengar merayu, Godek memanggil Tuntel.

Tuntel Tunte .. Mbe Taokm ... Maeh ulean tangkong kaji (Tuntel kamu dimana, saya mohon kembalikan pakaian saya) 3x
Tuntel tidak menjawab sampai beberapa kali panggilan. Godek tidak berani kemana-mana karena malu dia tidak berpakaian dan telanjang bulat, Sehingga godek mulai putus asa dan duduk diatas tempurun kelapa tempat Tuntel bersembunyi sembari mecoba usahanya lagi memanggil Tuntel.

Tuntel Tunte .. Mbe Taokm ... Maeh ulean tangkong kaji (Tuntel kamu dimana, saya mohon kembalikan pakaian saya)

Mengetahui Godek sedang duduk diatas tempurung tempat dia bersembunyi, Tuntel lalu menjawab. 'Cul' dengan nada aneh dan bukan seperti suara sahutan. mendengar suara aneh keluar dari bawah tempurung yang ia duduki, Godek menjadi takut, lalu mencoba memanggil Tuntel Lagi, diawab lagi dengan nada yang sama 'Cul'... tidak ada kemunculan apapun setelah suara 'Cul' itu, sehingga godek berfikir oh ternyata suara ini keluar dari anu'ku, dan godek marah kepada anu'nya, dimabilnya sebongkah batu lalu dipukul anu'nya sendiri. Sehingga Godek pontang-panting berlarian kesana kemari kesakitan sambil teriak.

Di zaman sekarang bisa dibilang Tegodek Godek lebih banyak dari Tetuntel Tuntel. jika kita fahami makna cerita Tuntel dan Godek tersebut sebenarnya banyak sekali pesan moral dan nilai filosfi yang tersimpan. jika diperhatikan sekilas, sepertinya cerita ini hanya menceritakakan dua tokoh dengan karakter berbeda yang mudah sekali ditebak. namun mari kita lihat dari pemahaman yang berbeda. Jika dilihat dari namanya Tetuntel-Tuntel itu kependekan dari Tetu Tetu ntan Telengo' jika dibahasakan menjadi bahasa Indonesia berarti Perhatikan dengan benar benar, dan Tegodek-Godek kependekan dari Tegode-Gode yang artinya digoda-goda atau orang yang cepat tergoda. Budayawan Sasak R.K.Syamsuddin menerangkan, jika diambil dari nama kedua tokoh tersebut maka dapat ditarik sebuah kalimat 'Tetu-tetu ntan telengok adeqn ndak jari dengan sak tegode-gode' (Perhatikan dengan seksama agar tidak menjadi orang yang cepat tergoda), dunia ini hanya kehidupan sementara, kita harus banyak belajar sehingga tidak cepat tergoda, berambisi, menggunakan tipu muslihat serta mengorbankan apapun untuk mendapatkan kemawahan dunia yang sesaat ini. Jika orang yang cepat tergoda lebih banyak menggunakan nafsu sehingga tergoda untuk melakukan cara apapun untuk mendapatkan keinginannya dalam waktu yang singkat, hal seperti inilah yang digambarkan oleh karakter Tegodek-Godek pada saat mengajak Tuntel menunggu pisang hanyut disungai, buah pisang ia lahap, dan Godek mengambil bagian ujung pohon pisang untuk ditanamam karena berfikir dengan menanam ujungnya pisang tersebut akan cepat berbuah, melihat buah pisang tersebut ada di ujungnya. inilah orang tergoda yang tidak sabar akan hasil, yang di-inginkan hanya hasil tanpa mau menjalankan proses.

Sedangkan jika orang yang berfikir dan memperhatikan seperti Tuntel, ia mengambil pangkal umbinya. Ini menyimbolkan, segala sesuatu itu akan sangat baik jika dimulai dari dasar, pendasaran yang baik akan menjadikan ilmu itu matang jika sudah melewati banyak proses bak matangnya buah pisang.

Begitu Godek mengetahui bahwa pisangnya gagal tak berbuah, dia malu memperlihatkan kegalalanya dan sibuk mencari alibi serta mengatur siasat bagaimana caranya mendapatkan buah pisang milik orang lain, praktik Godek seperti ini banyak sekali terjadi dikehidupan nyata. Bahkan, Seorang pemimpin untuk mendapatkan posisi kepemimpinan banyak melakukan praktek Godek, berjanji, memberikan impian, berbuat dan berfikir keras bagaimana membuat rakyat percaya agar terpilih dan memberikan suaranya. Begitu terpilih dan mendapatkan yang diinginkan ia menjadi seperti Godek yang sudah berada diatas pohon dengan pisang matang disekelilingnya tinggal dipetik dan dinikmati, tanpa mengiraukan siapa yang dibawahnya (si pemilik pohon), memanggil, meminta dan memohon. sang Godek hanya mengatakan 'ndqman keruan rasen' (hmmm ini belum cukup, harus kumakan lagi). Namun kenikmatan seperti itu tidaklah tahan lama, pisang yang dimakan godek tidak bertahan lama dan habis, ini mengibaratkan tak akan lama keserakahan itu berlangsung, dalam satu atau dua periode dia pasti akan turun dan hasil keserakahan itu akan ia terima, seperti Godek yang menerima pembalasan Tuntel sehingga Godek memukul anu'nya sendiri. seperti itulah nanti para pemimpin zholim berwatak Godek itu akan turun dari tahtanya, mempermalukan dirinya, dipermalukan dan semua akibatnya ia tanggung sendiri.

Subhanallahu, begitu luhur makna yang disimpan dongen sebelum tidur anak masa lampau. lalu masih maukan Anda mengisahkan anak-anak Anda dengan kisah-kisah kartun, spiderman, superboy dan kawan-kawannya yang dibuat oleh pabrik dengan berbagai macam kepentingan?? Mudah-mudahan kisah Tetuntel-Tuntel ini tetap menjadi cerita pembawa pesan untuk anak cucu kita dimasa mendatang.

Anda pasti bisa bedakan, siapa Godek dan siapa Tuntel tanpa harus Anda katakan. Mari kita berfikir dan mengambil ibarat, hal inilah yang selalu dipesankan oleh wali songo melalui cerita-cerita yang mereka tinggalkan. Fa'tabiru ya ulil abshor.......

Aku Bangga jadi Anak Sasak.

Sumber: R.K. Syamsuddin

Wassalam,
NizarjOe    
     

Tuesday, October 11, 2011

Guan yunchang - An Inspiration Figure

Last night watching the lost Bladesman Movie from pirated CD that I bough from patio shop. How Guan Yu is a big-hearted, diciplin, polite and humanist. It was so Inspiring me so i think i need to post something about Guan Yu on my Blog for the honor, even it just only copy paste biography of Him.

Guan Yunchang - Donnie Yen Best Character of Guan yu Ever
Place of Birth: Xie County, Hedong (Presently Yuncheng in Shan Xi Province)
Lifespan: AD 162 – 219 (57 Years)
Titles: General Who Eliminates Bandits, Lord of Hanshou Precinct, Courageous and Harmonious Lord
Guan Yu was forced to leave his home county after killing a local ruffian. He went to Zhou County and met Liu Bei who was looking for volunteers. Liu Bei, Zhang Fei and Guan Yu swore an oath of brotherhood in a peach garden.
When Liu Bei served under Gongsun Zan, Guan Yu volunteered to fight against the mighty warrior Hua Xiong, who was serving Dong Zhuo. Yunchang killed him before his heated wine could cool off, and earned the reputation of fearsome warrior
During Liu Bei’s occupation of Xu Zhou, Guan Yu was appointed Governor of Xia Ye. In the fifth year of Rebuilt Tranquility (AD 200), Cao Cao invaded Xu Zhou and separated the forces of the three brothers. In order to safeguard Liu Bei’s family, Guan Yunchang surrendered to Cao Cao and served him.
He was treated handsomely by Cao Cao and was given the title of Auxiliary General. In the battles against Yuan Shao, Yunchang killed both Yan Liang and Wen Chou, two esteemed generals of the north. Cao Cao’s soldiers were in awe of his might but Guan Yu warned them that his brother Zhang Fei was twice as strong, thus Cao Cao ordered his men to write down Zhang Fei’s name on their sleeves in case they would ever face him. After Cao Cao reported Guan Yu’s achievements to the court, he was titled Lord of Hanshou Precinct.
Yunchang paid back his debt and after hearing of Liu Bei’s whereabouts, Guan Yu returned the seals and gifts from Cao Cao and journeyed three hundred miles to find him.
At the battle of Chi Bi, Liu Bei captured Nan Jun and appointed Yunchang as Governor of Xiang Yang. While Liu Bei was attacking Yi Zhou, Guan Yu was in charge of defending Jing Zhou. When Liu Bei assumed position as Protector of Yi Zhou, Yunchang was promoted to General Who Eliminates Bandits and re-appointed as Lord of Hanshou Precinct.
In the twenty-fourth year of Rebuilt Tranquility (AD 219), when Liu Bei proclaimed himself King of Hanzhong, Guan Yu was honored as a Tiger General and appointed General of the Forward Army to attack Fan Cheng. He was able to drown the city and capture Yu Jin and Pang De, two of Cao Cao’s best generals.
In the same year, relations with Wu soured as Guan Yu rejected a marriage proposal from Sun Quan between Guan’s daughter and Quan’s son. When Guan Yu heard that Wu’s Lu Xun was appointed to fight him, Yunchang dismissed his worries as he did not fear the significantly younger officer. Guan Yu paid the heavy price of underestimating his opponent and lost all his troops in a night raid by Wu.
Guan Yu and his son Guan Ping were then captured and beheaded by Lü Meng. Liu Bei posthumously titled Yunchang Courageous and Harmonious Lord.
 

Orang Paling Pemberani Sedunia

Olahraga menantang maut ataupun aktifitas aneh lainnya yang membuat bulu kuduk kita berdiri sering sekali kita jumpai di TV bahkan dikehidupan nyata. banyak hal-hal aneh yang orang-orang lakukan yang membuat decak kagum dan terheran heran. Bahkan ada sebuah aktivitas yang banyak disebut sebagai cara untuk mengalahkan rasa takut dengan melakukan hal-hal yang berbahaya dan membahayakan nyawa juga mulai menjadi trend. Namun, banyak Tahukan Anda orang yang paling pemberani di Dunia ini.?? yang tanpa sadar telah melakukan aksi menantang maut tanpa rasa takut sedikitpun. Anda pasti heran dan tercengang jika saya memberi tahu siapakah orang paling pemberani tersebut.  dia Adalah "PEROKOK" (hehehehehehehehehe). Anda pasti heran bukan? mari kita review sedikit tentang pemberani ini.
Seorang penantang maut seperti yang sering kita tonton di TV sebelum melakukan aksinya terlebih dahulu mempertimbangkan banyak teknis, misalnya seorang yang ingin meloncati gedung dengan motor terlebih dahulu mempertimbangkan jarak, kecepatan, angin dan berbagai faktor keamanan lainnya bahkan disediakan pula ambulance yang siaga membwa ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Penantang maut tersebut masih belum dikatakan sebagai penantang maut sejati karena masih takut mati dan banyak pertimbangan.
Berbeda dengan seorang Perokok kita sebut saja si Pemberani. hampir disemua media, media cetak, TV, Majalah bahkan infotainment sekalipun ikut menakut-nakuti perokok untuk tidak melakukan aksi merokoknya. tidak sampai disitu saja, di Reklame disepanjang jalan, tempat keramaian, dokter, perawat bahkan di bungkus rokoknya siperokok diteror dengan bahaya aksinya. Merkokok menyebabkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin, Matikan rokok Anda atau Anda yang akan mati dan banyak lagi ancaman-ancaman yang dilontarkan kepada perokok dengan bahasa-bahasa yang seram dan menakutkan. Namun, Sungguh si perokok memang pemberani, tanpa menghiraukannya atau mempertimbangkan banyak faktor dan teknis si perokok tidak kekurangan sedikitkpun nikmatpun dalam menjalankan aksi merokoknya.

Jadi hanya orang-orang yang pemberanilah yang merokok. (heheheh postingan ini hanya iseng saja....)

Sunday, October 9, 2011

Earn Traffic and Money with trafic spammer

Traffic Spammer is a auto traffic exchange site. Because it’s auto you don’t get many people who actually look at your site. It’s easy free traffic though so hey why not give it a go. You have to be careful as a lot of sites contain malware and over nasty stuff so I suggest if you are a chrome user use AdBlock and you’ll only have the traffic bar which will still keep counting even if the site it’s trying to show is blocked! So it’s a great source of free traffic and if you do what I say it’s safe. You get paid per referral as well. So why not check Traffic Spammer out today.

go to traffic spammer now.. and Earn Money and traffic like spam
Get Traffic Like Spam

Monday, September 19, 2011

Putri Mandalika Nyale - Sejarah Sarat Makna dan nilai filosofi

Putri Mandalika Nyale. di Lombok, Putri Mandalika merupakan legenda tersohor, diketahui oleh hampir seluruh Masyarakat Suku Sasak. dikisahkan Mandalika adalah seorang Putri yang sangat cantik yang kecantikannya sangat tersohor sampai ke kerajaan-kerajaan lainya
ilustrasi oleh: ibu Murti Bunanta
Siapa yang tidak tahu Putri Mandalika Nyale. di Lombok, Putri Mandalika merupakan legenda tersohor, diketahui oleh hampir seluruh Masyarakat Suku Sasak. dikisahkan Mandalika adalah seorang Putri yang sangat cantik yang kecantikannya sangat tersohor sampai ke kerajaan-kerajaan lainya. Karena Kecantikannya, Mandalika membuat laki-laki yang pernah melihatnya menjadi mabuk kepayang dan menjadi idaman setiap laki-laki dari kalangan kerajaan. Hampir setiap pangeran dari setiap kerajaan yang datang dan melihat Putri Mandalika selalu kembali lagi dan melayangkan lamaran. dengan banyaknya pangeran yang melamar dan menginginkan Mandalika, keadaan menjadi sensitif sehingga Raja takut jika Mandalika jatuh ke salah satu pangeran akan terjadi pertumpahan darah antar kerajaan. Singkat cerita, Mandalika yang sangat kebingungan menemukan sebuah jalan keluar yaitu dengan sayembara. "barang siapa yang mampu mengejarku hingga aku tertangkap, maka dialah suamiku" kata Mandalika kepada pangeran-pangeran peserta sayembara. sayembarapun dimulai dan Mandalika mulai berlari diikuti oleh para pangeran, sehingga sampailah pada sebuah pantai bertebing, Mandalika mengorbankan dirinya dengan cara menjatuhkan dirinya dari pantai tersebut dan hanyut bersama ombak. Mandalikan pun dikatakan meninggal dan tidak jatuh ke tangan salah satu pangeran.

diatas adalah penggalan kisah Putri Mandalika Nyale yang berkembang di Lombok, kisah Putri Mandalika menyimpan pesan moral dan filosofi yang sangat dalam. Sumber berikut ini saya dapatkan melalui seorang Budayawan (RK Syamsuddin). beliau mengatakan Legenda Putri Mandalika yang difahami sebagai Kisah nyata adalah "Kurang Tepat", cerita putri mandalika adalah salah satu cerita yang dibuat oleh para sunan Wali Songo pada saat berdakwah di Lombok menyebarkan agama Islam. Cerita Putri Mandalika sebenarnya adalah sebuah cerita yang sarat dengan kaedah sastra, penuh dengan pesan moral dan filosofi tentang menuntut ilmu.

Mandalika, merupakan sebuah kata dari bahasa sansekerta berasal dari kata Mandala yang artinya Empat. Mengapa empat? Lombok mempunyai empat kerajaan besar saat itu yaitu: Bayan, Sileparang/Selaparang, Pejanggik dan Pujut. Masing-masing mempunyai pangeran yang ikut dalam sayembara memperebutkan Putri Mandalika. Empat Pangeran dari masing-masing kerjaan menyimbolkan sifat penuntut Ilmu, dimana disebutkan keempat pangeran tersebut mempunyai satu sifat yang khas yang dominan. Pangeran dari Kerajaan Bayan adalah seorang pangeran yang mempunyai kesabaran yang tinggi, Pangeran dari Kerajaan Pejanggik adalah pangeran yang mempunyai jiwa teguh pendirian , Pangeran dari Kerajaan Pujut mempunyai tingkat ketaqwaan yang tinggi serta sangat ikhtiar dan berserah diri, dan terakhir adalah pangeran dari Kerajaan Sileparang mewarisi sifat gigih dan tak pantang menyerah.

Selain cantik, Mandalika adalah seorang putri yang mempunyai kesaktian yang tinggi, sehingga para pangeran kesulitan untuk menangkap putri Mandalika hingga berkilo-kilo meter dan bahkan tak tertangkap. Jalan-jalan yang dilalui Mandalika dan pangeran yang mengejarnya menyimbolkan sebuah proses penuntutan yang panjang menuju Ilmu Allah yang sangat luas yang tidak didapatkan semudah membalik telapak tangan. Telah sangat jauh saling mengejar sehingga Mandalika menemukan laut bertebing dan menjatuhkan dirinya kelaut. Mandalika hanyut ditelan ombak dan hilang dilautan luas. Hilangnya mandalika di lautan luas menyimbolkan perjalanan panjang. Penuntut akan menemukan lautan Ilmu Allah yang sangat luas dan tak terhingga oleh fikiran manusia. Tak satupun dari keempat pangeran dapat memiliki Mandalika, ini menyimbolkan bahwa Ilmu tidak didapatkan jika si penuntut hanya memiliki sifat dari salah satu pangeran tersebut. Ilmu tidak bisa didapatkan jika hanya bersabar itulah mengapa Mandalika bukan milik pangeran Bayan. Ilmu tidak didapatkan hanya dari berdoa itulah mengapa Mandalika bukan milik pangeran Pujut. Namun dengan menjatuhkan diri kelaut, Mandalika telah menjadi milik keempat pangeran tersebut. artinya Ilmu Allah yang sangat luas yang disimbolkan dengan laut hanya akan didapat oleh seorang yang mewarisi sifat keempat pangeran dari Lombok tersebut.

RK Syamsuddin menambahkan, cerita Mandalika ini adalah cerita turun temurun yang oleh orang tua kita terdahulu hanya memahaminya sebagai sebuah cerita. tidak menyerap cerita tersebut menjadi sebuah pesan moral yang ingin disampaikan oleh para Wali Songo dalam dakwahnya menyebarkan Islam. Cerita mandalika lebih banyak difahami sebagai sebuah cerita nyata, jika didengarkan secara sepintas hanya cerita biasa saja, tidak berbeda dengan cerita-cerita lainnya dimasa sekarang. Namun mari kita ambil i'tibar dari cerita orang-orang tua kita terdahulu yang sebenarnya menuntut kita untuk berfikir mencari pesan-pesan moral untuk kehidupan mendatang.

Sungguh ku bangga jadi anak Lombok, Lombok menyimpan begitu banyak kekayaan yang menunggu kita untuk menggalinya. Ayo Meton, kita cintai Gumi Sasak kita!

Semoga ini menjadi inspirasi.
   

Friday, September 16, 2011

Lombok antique traditional knife and cultural heritage

Pemaje Lombok is a traditional knife, usually used by craftsmen to sharpen and refine the craft materials such as bamboo or rattan. This traditional knife is very easy to find in Lombok, can be found almost in every sasak tribe houses. Pemaje can be identified easily by its shape because it has unique shape than the other knife, it shape crook and length average 10-30 CM. Another distinctive trait is, pemaje sharpened only on one side, unlike other knives are sharpened on both sides of the blade. because the main function of Pemaje is to sharpen and refine wood, rattan or bamboo Pemaje is very sharp, sharpness of the blade called by (Tiup Bulu). Tiup Bulu mean the blade able to cut hair only by blowing the feathers to the blade, and the feather will cuted off.

Pemaje not only tool to cut and refine but it has deep philosophical meanings on it. Pemaje is a Simbolic of Male Rib Bone Substitute (Adam Rib Bone) that taken to create Hawa (Eve). Sasak Tribe Especially Islam believe, that use to be when the first man created (Adam), Adam's Left rib bone taken by god to create Hawa (Eve), so adam only have 7 left rib bone and 8 right rib bone. Pemaje is a symbol of one left rib bone that taken. On sasak culture, Pemaje putted on front left side of body. Sasak People believe by carrying Pemaje it raise up confidence. Also Pemaje has Magical value depend on its material (L. Rahman Hadi).


Along of the time, Because Pemaje is a cultural heritage it's begin switching function from tool to art product that has very deep philosophical with very high aesthetic also high quality damn rare material. material include wood and iron for the blade. there are some famouse material for wood that Sasak People believe it have strong magic power and specific power. the wood called by "Kayu RARANG" means this kind of wood is so very difficult to find and almost extinct, and sometime to find the wood it has like some ritual.

Here is some unique pemaje that made from high quality rare material, it has uniqe and beautiful wood texture(Java/Sasak:PAMOR), the power of the wood rated from it texture and each of texture has name. 
Pemaje Selep Due Mangan (Dual Blade)
Handle and sheath made from berore pelet. blade made from high quality iron and long lasting sharpness.  
Berore exclude hardwood and classy, but it has different value when berore has a black belt called Pelet, Sasak and people of Java believes the power of this wood located at this black belt.    

used to be, this wood carried by the people who work in the forest inhabited by wild animals such as venomous snakes, poisonous scorpion, and other wild animals, the power of this wood will avoid you from bitten by wild animal or make them cannot open their mouth to bite. The power not only affected to the wild animal but, it also affected to the humans. Berore Pelet can serve as Sembungkem (Sasak Term). useful when someone plan to harm you or doing something bad to you. the bad guy might not see you even you sit infront of them or the bad guy just forget that he wants to harm you when you meet that bad guy.    

Pemaje Selep Birak Ketemu Pamor Merpati
Handle and sheath made from Birak Ketemu Wood, and blade From Waje (Steel) long lasting sharpness. Sasak People believe Birak Ketemu Wood has specific power, someone who carried wood Birak Ketemu will gain more confidence and has more authority, the power of birak ketemu wood by sasak people called by pengasih-asih means people arround you will give you more respect and like you more than before.
this kind of wood used to be carried by old fisherman, to accompany him while fishing and got more fishes. another interested things from this Pemaje is. its wood texture, wood grain texture forming a picture of birds.



Interested..??
Send your inquiry to nizarjoe@gmail.com, or text message to +6281 8040 63653. All those Pemaje Collection is for sale and very limited.

Read Related Unique Lombok Art Article 
Sasak Tribe traditional fish trap 

Pemaje Lombok

Ketak Handcraft on Lombok

Labuapi wood carving

Anyaman Ketak Lombok

Thursday, September 15, 2011

Manfaat Tanaman Laos/Lengkuas

kami jual laos atau lengkuas dari Lombok
Nama umum
Indonesia
: Lengkuas, laos (Jawa), laja (Sunda), Laos (Lombok)
Inggris: Greater galangal, Java galangal, languas, laos root
Vietnam: Rieng am, rieng nep
Thailand: Kha
Cina: Hong dou kou

Tumbuhan herba/terna menahun tinggi 1,5 – 2 m, tegak, terestrial, dengan kumpulan daun berbentuk roset dekat permukaan tanah. Akar serabut tumbuh di sekitar rimpang, warna coklat muda. Tidak berbatang nyata, batang terdapat di dalam tanah sebagai rimpang. Rimpang bercabang sangat kuat, cabangnya banyak, berumbi, aromatik. Akar sangat banyak. Umbi berwarna putih dengan tepi berwarna coklat kekuningan. Daun biasanya 2, jarang 1 atau 3, bentuk elip besar atau bulat, dengan pangkal daun membulat sampai agak berbentuk jantung, menyempit ke arah tangkai, segera sangat pendek meruncing, permukaan atas daun suram, berambut, dengan tepi oranye atau coklat merah, hijau, bagian bawah hijau pucat, daging daun seperti kulit, panjang helaian 7-15 cm, lebar 2-8,5 cm, tangkai daun 3-10 mm, ligula sangat pendek, pelepah daun terdapat di dalam tanah, berwarna putih, panjang 1,5-3,5 cm. Bunga majemuk, silindris, keluar tersendiri di ujung batang, panjang sampai 4 cm, dengan 4-12 bunga atau lebih, daun pelindung 2, sangat sempit, 3-3,5 cm. Kelopak bunga dengan ujung bergigi dua. Daun mahkota berwarna putih, berbau harum, bentuk tabung dengan ukuran 2,5-5 cm. Benang sari steril berbentuk lembaran, berlekatan berbentuk bibir (labellum), di bagian bawah tengah-tengahnya berbercak ungu, yang lain putih atau ungu cerah dengan titik-titik ungu, kepala sari besar. Buah bulat, keras.


Kegunaan Laos di Masyarakat
Digunakan untuk penyembuhan penyakit kulit panu, eksem, koreng, masuk angin, perut tidak enak, kurang nafsu makan, gangguan pernafasan (bronchial catarrh) pada anak-anak, juga untuk stimulansia aromatikum.Sebagai obat dalam rimpang lengkuas digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan, meredakan kolik atau mules (meredakan aktivitas peristaltik usus). Sebagai penawar keracunan makanan dan anti kejang. Juga untuk obat kanker pada lambung.Parutan rimpang segar digunakan untuk menanggulangi gangguan limpa dan herpes. Uap yang diperoleh dari hasil pengembunan kukusan tunas batang digunakan untuk mengobati sakit telinga.Bubur bayi sering diberi bumbu rimpang lengkuas ini, disamping supaya sedap, juga dimaksudkan untuk mencegah kembung pada bayi. Untuk obat luar, rimpang ini digunakan sebagai obat gosok (dimaserasi dengan anggur), obat kulit melepuh, sebagai anti jamur (obat panu dan penyakit kulit lainnya).Daunnya di-infus atau dekok digunakan sebagai stimulansia, dan campuran air mandi untuk pembersih badan setelah melahirkan dan meredakan rasa sakit pada rematik (dikenal dengan istilah “mandi hangat”). Bijinya juga berbau aromatis, digunakan untuk meredakan kolik / mules perut, diare dan anti mual. Rimpangnya sendiri merupakan bahan bumbu dapur yang penting dalam resep-resep masakan Indonesia, untuk bumbu dendeng, kuah sate dan lain sebagainya. Sedangkan ampas rimpang laos setelah diambil patinya, dicampur dengan parutan kelapa, ditambah “tempe bosok”, garam, bawang putih dan kencur digunakan sebagai bahan makanan lain yang disebut gembrot (Jawa), biasa dimakan bersama cabe merah setelah terlebih dahulu dipanggang dalam bungkus daun pisang.


Efek Biologik
Spasmolitik, antiradang (menghambat sintesis prostaglandin), antibakteri. Acetoxychavicol acetate dapat mempunyai aktivitas antitumor.

Dosis
Untuk obat panu, 1 jari rimpang segar disayat miring/serong, lalu diulaskan pada panu (tidak perlu digosok, sekedar airnya membasahi panu sudah cukup).

Persyaratan Mutu
Sebagai bahan obat, yang digunakan adalah lengkuas dalam bentuk simplisia (disebut Galangae Rhizome), yaitu bentuk rajangan rimpang lengkuas yang telah dikeringkan di bawah sinar matahari tak langsung, sehingga kadar minyak atsiri yang dikandungnya tidak kurang dari 0,5% v/b.
Kadar abu                                : Tidak lebih dari 3,9%
Bahan organik asing                  : Tidak lebih dari 2,0%

Budidaya Laos
Tanaman dapat diperbanyak dengan rimpang atau biji, namun umumnya lebih mudah diperbanyak dengan menggunakan rimpang. Rimpang yang baik untuk bibit adalah bagian ujungnya.Pengolahan tanah dilakukan dengan menggemburkan tanah dan dibuat guludan-guludan. Pupuk yang digunakan meliputi pupuk kandang, kompos, dan pupuk buatan. Juga diperlukan bahan-bahan kimia untuk pemberantasan gulma. Panen dilakukan pada saat tanaman berumur 2½ – 3 bulan, dan jangan lebih tua dari umur tersebut, karena rimpang akan mengandung serat kasar yang tidak disukai di pasaran.

Sumber:http://obtrando.wordpress.com/buk-alpinia-galanga-laoslengkuas/

Kami Jual Laos
Untuk keperluan industri ataupun pribadi, kami menyediakan laos yang dibudidayakan di Kecamatan Gerimak Indah Kota Mataram. adapun laos yang kami sediakan adalah laos basah dengan ciri kulit rimpang halus seperti yang disebutkan diatas, sangat cocok untuk keperluan Industri skala kecil dan menengah. kami sanggup menyediakan rimpang laos bersih 100 kilogram dalam satu minggu, dengan maksimal kemampuan supply 150kilogram perminggu.
Untuk pemesanan hubungi Rohani (Ani) 085239975964 

Baca Artikel Terkait
Teh Celup Ashitaba - Rinjani Ashitaba

Sejuta manfaat daun peppermint - Daun Mint

Beberapa manfaat tanaman ashitaba

Anyaman Ketak Lombok

Sunday, September 11, 2011

mengenal kayu bertuah

tasbih berbahan kayu sulaiman dari gawah kemaliq bukit sulaiman anak dara
Allah menciptakan alam ini beserta isinya dengan kata “KUN”, alam ini sangat banyak rahasia terpendam yang masih banyak belum dapatdi ungkap oleh manusia. Bagaimanakah cara mengungkapnya? Tentulah Ilmu. Ilmu akan melahirkan pengetahuan, kemudian Pengetahuan akan membuahkan tehnologi yang dapat mengungkap bermacam rahasia dialam ini. Salah satu contoh pada tahun 1987-1989, FAKULTAS MIPA UGM dengan alat Canggihnya bernama CHRONOMETER menemukan berbagai kayu yang mengandung tuah sebagai pemancar energi metafisika, hasil penelitian mewnunjukkan bahwa energi dari kayu bertuah besarnya 2X lipat dibanding yang didapat dari batu permata atau pusaka. Hasil penelitian yang dilakukan oleh dr. Untoro, dkk dengan Chronometer menunjukkan bahwa energi yang terdapat pada “Kayu Bertuah”, besarnya dua kali lipat dibanding energi Tosan Aji atau Pusaka. Jika energi pusaka pada level 50, maka energi yang terdapat pada kayu “bertuah” mencapai level 100. Kayu-kayu tertentu memiliki kekuatan pemancar. Misalnya, anda berniat ingin selamat dari kejahatan, maka kayu itu menjadi pemancar dari niat tersebut. Kayu memancarkan energi (nur/cahaya). Cahaya memiliki frekuensi sangat tinggi dan gelombang molekul ion yang jika dipicu dengan doa, frekuensinya menjadi lebih kuat, tinggi dan menimbulkan aura. Cahaya rumusnya 328 tahun cahaya atau R sehingga logika manusia tidak dapat menjangkau. Ketika masih hidup, kayu “bertuah” mengandung zat-zat netrogenium yang sangat tinggi. Aneka Kayu Bertuah Tersebut adalah :
  1. KAYU KAUKA WARNA kayu bermacam-macam tergantung tempat asal kayu, kayu ini banyak ditemukan di negara arab, mesir, yordania, untuk kwalitas bagus dari kayu kauka/koka/pukah hanya ada di mesir karena warnanya bagus, serat yang kuat, dan tentunya harganya mahal kayu tersebut mempunyai tuah keselamatan, pengobatan, pengasihan, penolak hawa negatif dan masih banyak karomah yang terkandung didalamnya , kayu tersebut banyak didaerah timur tengah yang konon dijadikan sebagai bahan pembuatan kapal, tongkat para nabi.
  2. Kayu Setigi Laut atau kayu sulaiman banyak ditemukan ditepi pantai mempunyai tuah kewibawaan, kekuatan, anti  daya negatif dan sihir warna kayu muda kecoklatan dan mempunyai efek bersinar / bayang-bayang kayu
  3. KAYU MENTAWA MEMPUNYAI tuah penetral daya gaib, racun kiriman gaib juga untuk penyembuhan kena santet dan pelet. 
  4. KAYU JATI LUWIH tuah kewibawaan, penunduk orang maupun binatang banyak digunakan sebagai tongkat komando. 
  5. KAYU KEBAK mempunyai tuah penglarisan dalam hal perniagaan, sales. biasanya ditemukan di daerah pegunungan yang tinggi warna kayu agak putih  keputihan.
  6. KAYU LONTROK mempunyai tuah penyembuhan segala macam santet, serta mempermudah wanita untuk melahirkan. 
  7. KAYU BOGA mempunyai tuah sebagai induk dari semua untuk urusan penglarisan/berdagang, warna kayu coklat kecoklatan. 
  8. KAYU GALIH KELOR mempunyai tuah sebagai kewibawaan, penetralisir hawa negatif, memusnahkan kekuatan gaib seseorang dengan warna kayu coklat kehitaman makanya kayu ini disebut juga dengan nama galih kelor karena galih merupakan teras dalam dari bagian kayu yang berwarna hitam arang. untuk menemukan kayu galih ini memang susah karena itu kayu galih kelor termasuk kayu yang langka. 
  9. KAYU GALIH ASEM/GALEH BAGEK berwarna coklat kehitaman warna tersebut asli dari alam dikarenakan galih asem tersebut sudah berumur ratusan tahun, memang kayu galih asem jaman sekarang banyak diburu para kolektor karena langka dan bertuah. dan yang pasti harganya mahal. banyak kerajinan dari kayu tersebut dijual dengan harga yang melangit. kayu ini mempunyai tuah pengasihan tingkat tinggi, penolak hawa negatif, menghapus kekuatan jahat seseorang, tuah keselamatan, tuah kewibawaan, memilki pukulan mematikan
  10. KAYU GAHARU warna kayu tersebut coklat muda, dan ada juga yang coklat tua. bau khas kayu  tersebut menandakan kelas kayu yang tinggi karena keharuman khas gaharu,banyak juga dijadikan minyak kayu gaharu. kayu gaharu mempunyai tuah sebagai syarat permohonan doa karena bau yang sangat khas, meningkatkan proses meditasi, zikir, yoga, meningkatkan energi tenaga prana atau tenaga dalam, meningkatkan energi spiritual, pelarisan, pengasihan, di sukai dalam pergaulan.
  11. KAYU SECANG dengan warna kayu coklat kemerahan dan biasanya kayu tersebut banyak macam dijadikan sebagai bahan obat obatan juga mempunyai fungsi tuah sebagai sarana pelarisan dagang dengan cara setiap hari direndam selama 15 menit, dan air tersebut dibuang didepan toko/tempat berjualan. 
  12. KAYU TESEK mempunyai tuahditakuti bangsa jin jahat, kewibawaan dan kekuatan barang siapa menyimpan kayu tersebut didalam rumah akan terasa dingin sehingga dapat menentramkan keluarga, kayu ini  masih satu rumpun dengan kayu sejenis setigi namun hanya beda warna di teras kayunya. 
  13. KAYU SONGGO LANGIT mempunyai tuah kemuliaan, kekuatan lahir batin.
  14. KAYU NOGOSARImempunyai tuah penolak petir, kewibawaan,kekuatan, penajaman indera batin, kayu ini banyak fungsinya. 
  15. KAYU CENDANA mempunyai tuah penguat rasa doa, keluhuran budi, bersifat kalem karena keharumannya. 
  16. KAYU LIWUNG mempunyai tuah keselamatan lahir batin, kemuliaan, sangat bahaya bila digunakan oleh  orang yang gampang naik darah karena menjadikan keberanian tingkat tinggi jaman dahulu banyak digunakan sebagai alat untuk berperang. 
  17. KAYU WAHYU mempunyai tuah sebagai kyu jungjung derajat, wibawa luar biasa, mulya langgeng/kemulyaan. 
  18. KAYU SETIGI DARAT siapa tidak kenal kayu setigi , kayunya merupakan kayu bertuah no 1 diantara aneka kayu bertuah lainnya kayu tersebut mempunyai tuah keselamatan, kerejekian, keselamatan, penolak bisa binatang, obat, penolak sihir, kewibawaan tinggi,pengasihan mutlak no 1 diantara kayu bertuah lainnya.warna kayunya hitam dengan kambium berwarna hitam kemerah-merahan
  19. KALIMASADA adalah PASANGAN dari Kayu Stigi dan Dewa Dharu. KeDUA jenis kayu ini banyak diburu pejabat. Kayu Kalimasada banyak dikoleksi para bisnismen. Biasanya dipadukan dengan Kayu Setigi dan Dewa Dharu dalam bentuk tasbih atau assesoris. Jika ketiganya disatukan, memiliki energi luar biasa untuk : Melancarkan rezeki, Meningkatkan keluhuran budi, Kewibawaan dan Keselamatan, Umbul derajat dsb
  20. KENGKENG adalah kayu khusus yang memiliki karakter menentramkan. Karena itu kayu Kengkeng sering digunakan untuk menenangkan bayi rewel (menangis) dengan cara diletakkan di bawah bantal. Fungsi lain kayu ini untuk : Menentramkan rumah tangga yang sering ribut, Meningkatkan ketenangan batin dan Keselamatan jiwa Bagi yang ingin lingkungan rumah atau kontor menjadi lebih sejuk, tenang dan damai gunakan kayu Kengkeng sebagai sarana.
  21. WINONG sering digunakan para ahli ilmu spiritual (metafisika) yang meyakini bahwa manusia yang masih hidup dapat berkomunikasi dengan ruh. Kayu ini disukai para makhluk ghaib dan ruh para leluhur sekaligus untuk : Menolak santet, guna-guna, Kebijaksanaan, Keselamatan jiwa. Mereka yang nyalinya kecil, memiliki gejala jiwa dan lemah jantung tidak disarankan memanfaatkan kayu ini. Kayu ini dapat menjadi sarana pemikat agar makhluk-makhluk halus berkenan mambantu segala aktivitas kita.
Sumber: http://id.forums.wordpress.com/topic/mengenal-kayu-mengandung-tuah

Baca Juga:

Pemaje Lombok - pisau tradisional Suku Sasak

Sasak Tribe traditional fish trap

Ketak Handcraft on Lombok

Saturday, August 27, 2011

Pemaje Lombok

Dikutip dari buku karya karya Ir. H. Lalu Djelenga berjudul "Keris di Lombok"halaman 340 perihal / pemaje. Pemaje "Adalah alat kerja khusus tukang kayu untuk meraut. Tetapi akhir-akhir ini, bermula dari langka-nya keris, berkembang menjadi bagian dari kelengkapan berpakaian adat daerah Lombok.".
Salah seorang pembuat pemaje L. Rahman Hadi (40) menuturkan, pemaje tidak sekedar alat atau pelengkap adat, namun pemaje juga berperan seperti keris dan mempunyai pamor seperti keris tergantung dari bahan yang digunakan untuk membuat pemaje tersebut. selain itu pemaje menyimbolkan pengganti satu tulang rusuk laki-laki yang diambilkan untuk dijadikan tulang hawa. sehingga, yang membawa pemaje di Lombok adalah kaum laki-laki dengan cara diselipkan di depan pada bagian sebelah kiri. makna filosofi lain yang dapat dipetik dari pemaje adalah: pemaje menggunakan selut(besi pada gagang) yang berasal dari kuningan, kuningan dalam bahasa sasak berasal dari kata kuninge yang artinya "jaga diri", ditarik makna bahwa membawa pemaje selain sebagai simbol lelaki, juga dapat digunakan untuk menjaga diri, bukan untuk menyerang atau membunuh. tambah L. Rahman Hadi.
Penjelasan serupa juga didapatkan dari RK. Syamsuddin (50) Terong Tawah, menuturkan Pemaje merupakan simbolik budaya yang secara tidak sadar pelan-pelan dapat menggantikan peran keris dalam upacara adat- memang karena langka dan harga keris yang sangat mahal, Beliau juga menuturkan-sebagai laki-laki, memang sewajarnya membawa besi yang disepilkan, dikantongi atau dibuat menjadi pisau dan pemaje. intinya besi tersebut dibawa atau ditempelkan pada badan atau jasad. Pemaje dalam bahasa berasal dari dua suka kata yaitu Pe Mojo yang jika dikonversikan menjadi bahasa sasak (Epean Awak) dalam bahasa Indonesia menjadi "yang dimiliki oleh Badan", kedua suku kata tadi sebenarnya merupakan kepedekan dari Ungkapan bahasa Jawa yaitu "Repat Ning Atomojo" yang artinya "rapat dari badan" jika diartikan secara maknawi dapat berarti sesuatu yang ditempatkan rapat dengan badan-bisa menempel atau sekedar dirapatkan saja. Masih banyak lagi makna filosofi yang dapat dipetik dari benda kecil ini. orang-orang tua kita terdahulu menciptakan benda dan alat-alat seperti pemaje ini memang tidak sekedar sebagai alat. namun agar anak cucu mereka mengambil peng-ibaratan dan berfikir tentang apa yang terkandung pada benda tersebut, (RK. Syamsuddin)

di tahun yang serba modern ini kehadiran pemaje mulai sulit terlihat di kalangan Masyarakat Suku Sasak sebagai alat raut dan untuk keperluan sehari-hari, karena dari segi fungsi pemaje mulai banyak digantikan oleh alat-alat praktis seperti pisau buatan toko atau pabrikan. Pemaje mulai berpindah fungsi, dari alat-menjadi hasil kerajinan yang mempunyai nilai estetika tinggi, kadang mempunyai nilai magis dan dianggap sakral, karena metode dan bahan bukan sembarangan alias terdapat cara-cara khusus dan ritual untuk menyelesaikannya. pemaje dengan ketegori ini menjadi lebih berharga dan lebih mahal juga sangat banyak diminati oleh kolektor atau para penikmat seni bahkan oleh Masyarakat sendiri yang mempercayai khasiat pemaje tersebut.

Pemaje yang dikatan mahal dan berkualitas tidak hanya dilhat dari bentuk visual dan polesan empunya. namun juga sangat berpengaruh pada bahan kayu yang digunakan untuk warangka dan gagang juga besi yang digunakan sebagai mata pisaunya. Tidak sedikit dari pemaje kategori mahal ini terbuat dari kayu Rarang (Indonesia: Jarang) yang sangat sulit dijumpai dan merupakan kayu untuk warangka dan gagang keris seperti: Kayu Berore Pelet atau Berore Bebet, Kayu Purname, Kayu Sentigi, Kayu Kemuning, Kayu Raksase, Kayu Birak Ketemu, Galeh Johari, Akar Birak dll. Para pemilik Pemaje dengan tipe ini biasanya tidak menggandalkan Pemaje sebagai sebuah alat akan tatapi lebih melihat pemaje mampu mendatangkan khasiat yang oleh pemilikinya yakini, misalnya: pemaje dengan kayu birak diyakini dapat berkhasiat membuat pemiliknya disenangi, perkataanya didengar oleh orang lain dan dibawa pada saat ada pertemuan seperti rapat atau bertemu dengan sahabat lama.

Berikut adalah pemaje hasil dokumentasi yang saya ambil dari empu muda pembuat pemaje Lombok Asli yang merupakan kombinasi estetika tinggi dan bahan-bahan Rarang Kualitas tinggi. Pemaje berikut merupakan pemaje hasil seni yang tidak dapat dibuat massal dan dalam waktu yang singkat-itupun sangat tergantung dari ketersediaan bahan. saya akan tampilkan Anda yang akan menilai sendiri.dan jika tertarik Anda boleh memiliki pemaje tersebut.
pemaje selep berore bebet atau berore pelet- pemaje asli lombok
Nama:
Pemaje Selep Due Mangan
Keterangan:
Bahan werangka kayu berore dan gagang kayu berore pelet atau berore bebet. garis hitam pada kayu gagang disebut bebet/pelet yang merupakan keunikan kayu berore ini, kayu jenis ini saat ini sudah sangat langka dan sangat jarang sekali ditemukan.konon menurut empu pembuat pemaje ini, kayu sejenis ini hanya orang-orang tertentu yang dapat menemukannya dan caranyapun dengan melakukan ritual tertentu. mata pisau pemaje menggunakan besi waje pilihan. pada werangka diberikan ornamen kuningan dengan dengan nuansa Sasak Classic
Khasiat
Kayu berore yang mempunyai bebet/pelet oleh Masyarakat Sasak dipercaya berkhasiat sebagai Sembungkem (Indonesia:Penyembunyi). contoh, Ketika kita tidak ingin orang lain mengetahui kedatangan kita atau menghendaki seseorang tidak menghiraukan keberadaan kita pada situasi-situasi tertentu.


pemaje selep birak ketemu pamor burung merpati
Nama:
Pemaje Selep Pamor Merpati
Keterangan
Werangka dan gagang menggunakan kayu Birak Ketemu, pada gagangnya terdapat guratan urat kayu terlihat seperti burung merpati. mata, paruh dan sayap merpati terlihat begitu jelas. Mata Pisau pemaje  menggunakan besi waje pilihan, tajam dan tidak cepat tumpul.
Khasiat
Kayu Birak Ketemu dipercaya mampu memberikan manfaat "Pengasek-asek" (dikasihi), memberikan aura positif serta diyakini berkhasiat untuk mendekati seseorang seperti bos, pacar atau orang-orang yang kita inginkan mendapatkan dukungannya. Pemaje tipe biasanya digunakan pada pertemuan-pertemuan rapat, adat atau musyawarah. konon jika membawa Birak Ketemu akan dapat menaikkan percaya diri dan kharisma. 

Jika dilihat dari asal katanya. Birak berasal dari kata Berirak yang artinya mengajak dan Ketemu berarti Bertemu, sehingga Suku Sasak Terdahulu yang membawa dan mengetahui khasiatnya memberikan sebutan "Birak Ketemu: kepada kayu tersebut yang artinya Kayu yang berkhasiat mengajak bertemu atau mempersatukan.


pemaje selep kembar due mangan berore bebet
Nama:
Pemaje Selep Kembar Due Mangan
Keterangan:
Bahan sama dengan nomer 1 diatas. panjang 32 cm dan 27cm
Khasiat : Sama dengan Nomer 1

Pemaje selep Berore Bebet - Pemaje Asli Lombok Berkhasiat
Nama:
Pemaje Selep Berore Bebet Belek
Keterangan: Sama dengan nomer 1 dan 3. Ukurang Panjang 30Cm
Khasiat: Sama Dengan Nomer 1

pemaje selep birak ketemu - pemaje asli lombok berkhasiat, khasanah ikonik budaya lombok
Nama:
Pemaje Selep Birak Ketemu Galih Johari
Keterangan: Gagang Pemaje dari Akar Birak Ketemu dan Werangka terbuat dari galeh (inti) kayu johari. ukurang panjang 30 Cm dengan selut kuningan pada gagang. Mata pisau pemaje menggunakan besi waje pilihan yang tidak mudah tumpul.
Khasiat: Sebagai Pengasek-asek (dikasihi) seperti pemaje nomer 2.


pemaje selep birak ketemu - pamor awan baja motif ikan - pemaje asli lombok, khasanah dan ikonik budaya lombok
Nama:
Pemaje Selep Birak Ketemu Pamor Awan Baja
Keterangan: Warangka dan gagang dari kayu Birak Ketemu. keistimewaan terletak pada warangka berasal dari kayu yang tidak dibelah agar tidak merusak guratan alami kayu. keistimewaan lainnya adalah Mata Pisau pemaje menggunakan besi ireng berpamor awan baja, selembut awan dan sekeras baja. panjang 33cm.
Khasiat:Adapun khasiat kayu warangka dan gagang pemaje ini pada dasarnya sama dengan pemaje lain diatas yang menggunakan bahan sama. Khasiat lain terletak pada besi berpamornya yang dapat membuat empunya mempunyai aura lembut selembut awan dan akan menjadi dan bertubuh sekeras baja. (Kembali kepada keyakinan)


pemaje selep asli lombok. benda dan ikon budaya lombok
Nama:
Pemaje Simat Kocet
Keterangan: Gagang terbuat darikayu raksase dan warangke terbuat dari kayu galeh (inti)jepun. Mata Pisau pemaje menggunakan stainless steel anti karat. panjang 20cm.
Khasiat: Kayu raksase hanya terdapat pada salah satu tempat di gunung Rinjani yang disebut dengan pancoran emas. di Rinjani terdapat beberapa gua-gua yang dianggap mempunyai kekuatan mistis yang kuat, biasanya Tuselak (Bahasa Bali:Leak) yang menggunakan ilmu hitam tidak dapat memasuki area gua yang berada di gunung rinjani tersebut. untuk dapat memasuki gua-gua tersebut, para Tuselak biasanya menitipkan/melepas ilmu hitam yang mereka miliki  pada kayu raksase ini kemudian masuk ke dalam gua. konon kayu raksase ini dipercaya ditakuti oleh tuselak, dan empu/pemegang kayu raksase ini akan disegani oleh pemilik ilmu hitam, juga dipercaya sebagai penolak begik(Indonesia:sihir) jahat.

pemaje selep kayu purname selut kuninge - pemaje asli Lombok, barang antik lombok
Nama:
Pemaje Selep Purname
Keterangan: Warangka dan gagang menggunakan kayu purname. selut pada gagang menggunakan kuningan asli dan mata pisau pemaje menggunakan besi waje yang tidak mudah tumpul.
Khasiat: harus tanya empu dulu.. ???


pemaje lombok - barang antik lombok - tempius kocet - ikonik budaya lombok
Menunggu Referensi dan sumber..

barang antik lombok, pemaje lombok, peninggalan budaya khazanah budaya lombok warisan nenek moyang
Nama: 
Pemaje Selep Birak Ketemu Pamor Air Laut
Keterangan: Werangka terbuat dari kayu birak ketemu dan gagang dari akar kayu birak ketemu. keistimewaan lainnya adalah besi yang digunakan sebagai mata pisau pemaje yaitu besi ireng/bideng/hitam berpamor air laut.
Khasiat: adapun khasiatnya terdapat pada kayu dan mata pisau pemajenya. khasiat kayu sama dengan penjelasan pada pemaje nomer 5 lime. sedangkan pada besi dengan pamor air laut dipercaya membawa ketenangan bagi empunya.

ladik penggorokan, barang antik dari lombok, benda warisan budaya nenek moyang lombok
Nama:
Ladik Penggorokan
Keterangan: Werangka terbuat dari kayu kemuning dan gagang dari kayu birak ketemu. besi pada mata pisau terbuat dari waje yang sangat tajam dan tidak mudah tumpul. ukuran panjang 39cm. Ladik Penggorokan tidak termasuk dalam kategori pemaje. Ladik penggorokan termasuk dalam kategori golok dan pisau.
Kegunaan: Adapun kegunaanya adalah sebagai alat pemotong daging. Ladik Penggorokan biasanya digunakan untuk menyembelih ayam, kambing, sapi dan kerbau pada acara-acara tertentu.
benda antik asli lombok, khazanah benda budaya dan ikon budaya lombok warisan nenek moyang
Nama:
Pemaje Selep Birak Ketemu
Keterangan: Pemaje ini merupakan Kembaran Pemaje No. 2 due.

Interested..??
Koleksi Pemaje diatas di publikasikan untuk dijual. tidak diproduksi masal, pemaje ini berjumlah sangat terbatas karena bahan baku yang sangat langka. kami juga menerima pemesanan pembuatan pemaje sejenis seperti diatas namun tidak dapat membuat replika yang persis seperti koleksi yang kami tampilkan diatas. jika tertarik untuk memiliki pemaje antik diatas anda dapat menghubungi kami di nomer 0819 1599 0001 (bisa SMS atau telphon) atau email ke nizarjoe@gmail.com. Anda juga dapat meninggalkan pesan melalui formulir ini.

Baca Tentang Produk Kerajinan Unik Lainnya:

Ketak Handcraft on Lombok

Anyaman Ketak Lombok

Lombok Hand Weaving - Sembalun Woven

Lombok Wood Carving Art

Sasak Tribe traditional fish trap

Lombok antique traditional knife and cultural heritage

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More