pemaje pisau khas lombok - barang antik peninggalan nenek moyang sebagai warisan budaya

Pemaje-Pisau Khas Lombok

pemaje menyimbolkan pengganti satu tulang rusuk laki-laki yang diambilkan untuk dijadikan tulang hawa. sehingga, yang membawa pemaje di Lombok adalah kaum laki-laki dengan cara diselipkan di depan pada bagian sebelah kiri. makna filosofi lain yang dapat dipetik dari pemaje adalah...

Ashitaba Flower

Kerajinan Anyaman Ketak

Ketak merupakan salah satu kerajinan yang saat ini mulai banyak berkembang di Lombok, kerajinan ini berkembang pesat dan sangat banyak diminati oleh penikmat kerajinan domestik maupun mancanegara..

menjadi reseller produk ashitaba kami

Mau ikut jualan ashitaba..???

Kami Mencari Reseller Produk Ashitaba.. Demi memperluas Jaringan penjualan, kami membuka kerjasama untuk siapa saja yang ingin ikut untuk menjadi distributor atau penyalur produk ashitaba kami. ...

lombok hand weaving

Lombok Hand Weaving - Sembalun Woven

Lombok is one region in Indonesia that produced weaving with very reach texture and design. people of Lombok wearing weaving cloth on some of culture ceremonial and it has sacred value. also for traditional Lombok people (Sasak Tribe) some kind of weaving as a social identity...

Sasak Tribe traditional fish trap

kodong is a simple trap to catch the fish. it made from bamboo and ratan, over a hundreed years traditional people using kodong as trap to catch the fish on the river..

Our Ashitaba Plantation on Lombok

Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) adalah salah satu jenis tanaman obat yang sangat populer di Jepang. Getah Ashitaba merupakan bahan baku utama produk obat-obatan, sementara daunnya adalah bahan baku Teh Herbal dan kopi Ashitaba (bubuk) yang berfungsi sebagai anti oxidant,.

Showing posts with label Budaya Sasak. Show all posts
Showing posts with label Budaya Sasak. Show all posts

Monday, July 23, 2012

Satu hari menjadi raja

Photo-photo ini di dokumentasikan oleh Mas Rifqi dan Tommy Arwanto, thanks buat kerja keras mereka yang telah menjadikan wajah yang tak photogenic sama sekali menjadi lebih enak dilihat.

Bocah-Bocah sasak calon pengemban adat Sasak, lihatlah mereka terlihat begitu authentic dan native.




 

Sunday, June 19, 2011

Cidomo (Cikar) Lombok dan Variannya

cikar lombok, cidomo lombok, horse car, alat transportasi traditional masyarakat Lombok Suku Sasak
Cidomo atau oleh orang sasak disebut Cikar, merupakan salah satu transport tradisional yang hingga kini masih banyak digunakan oleh masyarakat Lombok terutama untuk kalangan ekonomi menengah kebawah. Cidomo saat ini oleh masyarakat mulai jarang digunakan dikarenakan oleh beberapa faktor seperti jarak tempuh pendek dari 1 - 5 Kilo meter saja kalau sampe 10 kilo kudanaya bisa koit, selain itu dari segi kecepatan, Cikar atau kereta pecut ini tidak dapat diandalkan hanya berkisar 10 kilometer perjam paling cepat sampai dengan 30 meter perjam itupun kudanya akan cepat lelah.
Seiring dengan perkembangan zaman, angkutan bermotor semakin banyak dan finance semakin gila memberikan kredit kepada masyarakat untuk memiliki alat transportasi sendiri, penggunaan cidomo mulai terancam dan rezeki si kusir pun semakin menyempit. Namun Allah maha adil yang selalu membagikan rezeki ke hambanya yang mau istikharah, sekarang Cidomo tidak hanya sebagai alat transportasi sehari-hari, namun mampu bertranformasi menjadi angkutan mewah unik dan mahal jika ditumpangi oleh para pelancong dari Luar negeri atau domestik(luar daerah Lombok), mengapa tidak?sekali dapat tumpangan turis si kusir bisa mengantongi 50-100 ribu sebanding dengan seharian muter-muter nganterin ibu-ibu ke pasar. Cidomo memiliki daya tarik sendiri untuk para wisatawan, selain unik cidomo membawa kesan santai dan memberikan irama khas suara sepatu kuda yang dapat memberikan suara ketenangan karena suaranya yang berirama, tak sedikit para pelancong dari mancanegera yang menaiki cikar ini lupa waktu dan mengantuk ketika berada diatas cidomo karena sangat menikmati perjalannya.
Nah berikut ini beberapa cidomo yang dapat ditemukan dengan mudah di Gumi Sasak Lombok. Cidomo juga didesain dengan mempertimbangkan banyak faktor penting seperti situasi daerah (apakah landai atau banyak tanjakan), kegunaan (tumpangan atau barang) dan tidak ketinggalan estetika. oke mari kita lihat 4 macam cidomo yang paling mudah ditemukan di Pulau Lombok Gumi Sasak.
    cikar lombok, cidomo lombok, horse car, alat transportasi traditional masyarakat Lombok Suku Sasak
    Cikar Gerotak
  1. Cikar Gerotak - Memang orang sasak dikenal sangat piawai dalam memberikan nama untuk sesuatu, nama yang diberikanpun tidak sekedar nama akan tetapi mengandung makna yang tentunya berkaitan erat dengan suatu yang diberikan nama. Cikar gerotak merupakan sebuah Cidomo yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang, cikar ini tidak dapat digunakan untuk tumpangan karena tidak menggunakan atap. Jika pesawat udara pengangkut barang disebut Hercules maka Cikar pengangkut barang oleh orang sasak dinamakan cikar gerotak. Gerotak diambil dari 2 kata yang digabung yaitu gero dan otak, gero artinya kering sedangkan otak artinya kepala. jika di bahasakan kedalam bahasa Indonesia cikar gerotak artinya cikar kering kepala karena cikar tersebut tidak menggunakan atap yang akan mengeringkan kepala Anda ketika menaikinya. Hebat Bukan...Anda bahkan tidak membutuhkan hair dryer cukup naik saja cikar gerotak selesai mandi.
    cikar lombok, cidomo lombok, horse car, alat transportasi traditional masyarakat Lombok Suku Sasak
    Cikar Lombok Barat
  2. Cikar Lombok Barat - Cikar Lombok Barat secara umum dapat dikenali dari bentuk fisiknya yang gendut dan besar, terbuat dari bahan dasar kayu tentunya menggunakan atap karena Cikar ini di desain sebagai cikar transport atau tumpangan. Cikar ini didesain lebih gemuk dan besar dikarenakan oleh surface yang mendukung, Lombok Barat tidak terdapat banyak tanjakan yang dapat memperberat kerja kuda.
    Cikar Lombok Timur
  3. Cikar Lombok Timur - Cikar Lombok Timur secara fisik dapat dikenali dari bentuknya yang langsing dan kecil, banyak hiasan bunyi-bunyian geronong (aksesoris kuda) ketika bergerak. Cikar Lombok Timur, menurut beberapa sumber pertama kali muncul di Tetebatu yang merupakan cikal-bakal kawasan wisata pertama di Lombok Timur. Tetebatu Lombok Timur berada pada ketinggian sekitar 600 meter diatas permukaan Laut dan jalannya pun banyak didominasi oleh tanjakan, bayangkan saja bagaimana sengsaranya kuda kalau Cikar Lombok Timur didesain seperti Cikar Lombok Barat yang gemuk dan penuh kayu, sehingga di desain cikar Lombok Timur lebih kecil dan langsing.
    cikar lombok, cidomo lombok, horse car, alat transportasi traditional masyarakat Lombok Suku Sasak
    Nyonyot
  4. Nyonyot - Nah cikar yang satu ini tidak menggunakan kuda dan bukan cikar tumpangan, sehingga tidak dinamakan Cikar akan tetapai diberi nama yang aneh untuk membedakannya dengan cikar-cikar yang lain yaitu nyoyot yang artinya lambat atau bahasa indonesianya Lemot. nyonyot dibuat untuk mempermudah dalam mengankut barang dalam satu kampung dan ditarik oleh manusia tanpa menggunakan kusir. jadi  kalu di kota ada  Angkot (Angkutan Kota) maka di Lombok didesain nyonyot Ankamp (Angkutan Kampung).

Sunday, April 24, 2011

Sasak Traditional Weeding Party - Center of Lombok

Sasak tribe has so many unique culture and art also has so many social values and deep moral message on it. it needs deep understanding and analyzing to know what exactly sasak culture mean, lets have a look for one of many culture that sasak tribe has, it is traditional party weeding. if you were come from outside of Lombok or foreingner you will be amaze to see some kind of unique things that you'll find on this party weeding, sasak people call it begawe.





Huge Dose of Rise
First unique things is Huge Dose of Rice. sasak people raise the fund to buy begawe equipment for general use. every sasak people on one vilage has same right to use the equipment for their need and without any charge. this is the symbolic of togetherness and sharing to each other.




Rice Human Transfer (Nice Term yah... :)) )
on begawe the host called by epen gawe, the epen gawe will invite all part of villager on his vilage to have ala kedar (lauch or dinner) usually on luch this activity sasak people call it Begibung or having lunch together. people who invited to Begibung gathered in one place and the lunch will be transferred by epen gawe to the place where they eat. this activity is the symbolic of cooperation.



Big Portion for one person
you will be amaze to see a kid age about 7th years eat with Nare (Larga Plate). me too that's weird, the kid on that age is not possible to finish that big portion of rise. truly that kid never finish that big food by they eat little part of it as he need until they got full and the rest they pack it into the plastic and bring it home for their family or friends. this is the symbol of care to each other and sharing.


Funny Master of Ceremony 
on a big party or ceremonial master of ceremony wearing good natty dress and holding microphone. on Begawe, the master of ceremony appear different than the other master ceremonial. he looks so Ryley wearing sarong with bit dirty hat that he always wears for farming. tha amazing things is he always talking whole long ceremonial, while on his oration sometime he doing Nembang(Old Sasak Poem). we can say it he is the alternate of music on ceremonial.    

Saturday, March 5, 2011

Gamelan Sembalun - Traditional Music


Gendang belek Rantemas, salah satu kesenian musik tradisional yang hingga saat ini masih hidup dan dibudidayakan oleh masyarakat sembalun Lawang. kesenian musik tradisional ini diwariskan secara turun temurun, menurut salah seorang senior yang saat ini aktif (Riis, 23) dalam grup Gendang belek Rantemas-kesenian musik tradisional ini sudah berumur lebih dari seratus tahun. alat-alat yang digunakan dalam musik tradisional ini mirip dengan alat musik tradisional jawa. grup musik ini menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan khususnya wisatawan mancanegara dan memberikan nilai tambah untuk Sembalun sebagai desa pariwisata.

Selain irama khas Gamelan gendang belek, terdapat tarian tradisional yang dilakoni oleh personil Grup Gendang Belek Rante Mas, oleh masyarakat setempat tarian semacam ini biasanya disebut ngibing. untuk lebih memasyarakatkan dan memperkenalkan budaya gendang belek  ini para personil grup gendang belek biasanya mempersilahkan para wisatawan lokal atau mancanegara untuk mencoba ngibing diiringi musik gamelan dan didampingi oleh penari senior.

 

Wednesday, November 24, 2010

Presean Warisan Budaya Sasak

Presean adalah merupakan salah satu dari sekian banyak warisan kekayaan budaya di Gumi Lombok Sileparang. warisan budaya yang satu ini tergolong unik dan mempunyai daya tarik yang luar biasa dibidang pariwisata baik lokal maupun manca Negara.disamping unik presean juga terbukti dapat memacu adrenalin, bagaimana tidak?untuk mengikuti presean dibutuhkan cukup keberanian untuk menghadapi rasa sakit terkena pukulan lawan menggunakan senjata rotan yang berlapis aspal. tidak sedikit dari mereka yang ikut di ajang presean ini mendapatkan luka memar(bilet=sasak) dan bahkan mengeluarkan darah. presean berlangsung selama tiga ronde dengan pada masing-masing ronde berdurasi 3 menit. presean akan dihentikan dan pemain dikatakan kalah ketika mengluarkan darah dari kepala (bocor).

berbahaya bukan..??lalu kenapa orang sasak berani??apa imbalan yang diberikan..?? saya sendiri pernah menanyakan kepada seorang pepadu (petarung presean, petarung kawakan, pendekar) ketiga pertanyaan tersebut, dengan santai beliau menjawab "selalu ada bagian sakit dan berbahaya yang akan kita hadapi didalam hidup begini salah satu cara untuk mengatasi takut akan bahaya, dan imbalan?saya tidak mengharapkan imbalan, tapi begini cara saya menghargai budaya dan kebangga'an saya, saya bangga berdiri dengan sarung di depan orang-orang dan menunjukkan saya berani" bahkan beberapa dari mereka mengaku, mereka tidak merasakan sakit ketika diarena bahkan dengan luka memar (bilet) yang banyak sekalipun.

Friday, April 2, 2010

Sasak - Asal kata

Sebagai suku asli sasak saya sendiri belum tau makna kata "SASAK" hingga saya tergerak untuk mencari tahu apa sebenarnya arti SASAK yang menjadi nama suku saya ini. kebetulan saya bertemu dengan orang yang sangat tepat dan dekat dengan saya yang sehari-hari saya panggil amak ("Bapak:indonesia") namanya amak Syamsuddin.

beliau menceritakan; kata  sasak berasal dari kata sesak yang artinya padat, atau berpenduduk padat. dahulu kala pulau Lombok adalah sebuah pulau kosong yang sangat subur yang dan kaya yang belum berpenghuni,

Monday, March 22, 2010

Makna yang dapat dipetik dari merah delima

Oleh:Nizar

“Merah delima” bukan sebuah kata yang asing terdengar ditelinga kita, kata merah delima memunculkan berbagai macam persepsi prbadi ketika diucapkan diantaranya adalah sifatnya yang konon katanya mampu membuat cahaya sekelilingnya menjadi merah dengan bias sinarnya, persepsi yang lain juga adalah “MAHAL”

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More