pemaje pisau khas lombok - barang antik peninggalan nenek moyang sebagai warisan budaya

Pemaje-Pisau Khas Lombok

pemaje menyimbolkan pengganti satu tulang rusuk laki-laki yang diambilkan untuk dijadikan tulang hawa. sehingga, yang membawa pemaje di Lombok adalah kaum laki-laki dengan cara diselipkan di depan pada bagian sebelah kiri. makna filosofi lain yang dapat dipetik dari pemaje adalah...

Ashitaba Flower

Kerajinan Anyaman Ketak

Ketak merupakan salah satu kerajinan yang saat ini mulai banyak berkembang di Lombok, kerajinan ini berkembang pesat dan sangat banyak diminati oleh penikmat kerajinan domestik maupun mancanegara..

menjadi reseller produk ashitaba kami

Mau ikut jualan ashitaba..???

Kami Mencari Reseller Produk Ashitaba.. Demi memperluas Jaringan penjualan, kami membuka kerjasama untuk siapa saja yang ingin ikut untuk menjadi distributor atau penyalur produk ashitaba kami. ...

lombok hand weaving

Lombok Hand Weaving - Sembalun Woven

Lombok is one region in Indonesia that produced weaving with very reach texture and design. people of Lombok wearing weaving cloth on some of culture ceremonial and it has sacred value. also for traditional Lombok people (Sasak Tribe) some kind of weaving as a social identity...

Sasak Tribe traditional fish trap

kodong is a simple trap to catch the fish. it made from bamboo and ratan, over a hundreed years traditional people using kodong as trap to catch the fish on the river..

Our Ashitaba Plantation on Lombok

Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) adalah salah satu jenis tanaman obat yang sangat populer di Jepang. Getah Ashitaba merupakan bahan baku utama produk obat-obatan, sementara daunnya adalah bahan baku Teh Herbal dan kopi Ashitaba (bubuk) yang berfungsi sebagai anti oxidant,.

Showing posts with label Kesenian Sasak. Show all posts
Showing posts with label Kesenian Sasak. Show all posts

Sunday, August 7, 2011

Anyaman Ketak Lombok

berbagai produk kerajinan ketak lombok. lombok handcraft, hand made and lombok art
Propinsi Nusa Tenggara Barat sebagai daerah agraris, beraneka ragam tanaman tumbuh subur, salah satunya adalah tanaman yang oleh masyarakat setempat disebut “Ketak” yang dalam bahasa latinnya disebut “Lygodium Circinatun” tanaman ini termasuk paku-pakuan yang menjalar pada tanaman induk/pokok. Pada saat ini ketak merupakan salah satu bahan baku untuk membuat berbagai bentuk barang melalui proses pengeringan, pembelahan dan pembentukan.
Dalam perkembangannya sampai dengan sampai dengan tahun 2011, kerajinan antaman ketak ini terdapat di 3 (tiga) kabupaten yaitu Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur, dengan sentra 64 sentra, Unit Usaha 15.004 buah dan dapat menampung tenaga kerja sebanyak 25.631 orang serta menyerap investasi sebesar 3.816.663.000,-.

Anyaman ketak mula-mula berkembang sekitar tahun 1986 di Desa Nyurbaya Gawah Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat, karena bahan baku yang berlimpah disana. Pada tahun 1988 pemerintah mulai melakukan pembinaan serta intensif berupa pelatihan keterampilan, pengembangan design, pameran baik lokal maupun nasional, sehingga produk anyaman ini dapat berkembang mulai dari Lombok Barat, Lombok Tengah ke Lombok Timur.
Produk anyaman ketak merupakan salah satu produk kerajinan yang banyak dipasarkan di Art Shop yang tersebar di daerah wisata Nusa Tenggara Barat maupun Bali. Anyaman ketak ini biasanya dimanfaatkan sebagai barang dekoratif meskipun masih juga melekat fungsi dari produk tersebut.
Ketak tidak hanya dipasarkan domestic akan tetapi juga menembus pasar mancanegera seperti German, inggris, perancis dan seputaran Asia juga di beberapa Negara berkembang lainnya. Para exporter dan importer baik yang berada di Lombok ataupun dari daerah alinya ikut aktif dalam penjualan ketak ke manca Negara atau domestic yang membuat permintaan kerajinan ketak dan bahan bakunya naik sangat siginifikan.
Ketak, selain mempunyai nilai seni tinggi juga tidak lepas dari pemanfaatan sehari-hari. Seperti masyarakat Narmada yang merupakan pengrajin ketak memanfaatkannya sebagai perangkat dalam kehidupan sehari-hari.

Tertarik untuk memiliki kerajinan ketak dirumah Anda, Skepat Lombok juga ikut aktif menjadi distributor dalam penjualan ketak tentunya dengan harga yang sangat bersaing. Kami bekerjasama dengan perajin ketak untuk menjual kerajinan ketak secara online dengan target pasar lokal dan internasional. kami melayani pemesanan partai besar atau kecil, re-distrubusi dan untuk penggunaan pribadi. Berikut beberapa gambar catalog anyaman ketak saat ini yang sudah masuk ke kami dan siap dipasarkan dengan tingkat ketersediaan yang baik. Catalog dibawah akan selalu diperbaharui dan diupdate setiap kali ada penambahan catalog, perbahan harga dan motif.

Katalog
berbagai produk kerajinan ketak lombok. lombok handcraft, hand made and lombok art
Deskripsi Produk
Kode Produk : T001
Nama : Tas Sundung Tali Pendek
Dimensi : Tinggi 20cm, Lebar 35cm, Tebal . 10cm
Berat: 300Gram
Keterangan : Ruangan tas menggunakan bahan kain halus setengah parasut, licin dilengkapi dengan tali pengerat agar barang di dalam tas tidak jatuh.
Kegunaan: sangat pas digunakan sebagai tas pesta, arisan dan keperluan jalan-jalan. sangat cocok untuk ibu-ibu yang mempunyai mobilitas tinggi diluar.
Harga: 230.000,-(dua ratus tiga puluh ribu rupiah)
berbagai produk kerajinan ketak lombok. lombok handcraft, hand made and lombok art
Deskrpsi Produk
Kode Produk : T002
Nama Produk : Tas Poh Kecil Kayu Buka
Dimensi: Lebar 8cm, Tinggi 14.5cm
Berat: 400Gram
Keterangan: Tali tas panjang berbahan ketak tanpa penutup pada ruangan tas.  
Harga: 190.000,-(Seratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah)
berbagai produk kerajinan ketak lombok. lombok handcraft, hand made and lombok art 


Deskrpsi Produk
Kode Produk : T003
Nama Produk : Tas poh tutup tali kulit
Dimensi: Lebar 12cm, Tinggi 14.5cm
Berat: 350Gram
Keterangan: menggunakan tutup pada ruang tas dengan pengunci. menggunakan tali panjang berbahan kulit
Harga: 135.000,-(Seratus tiga puluh ribu rupiah)



Cara Pemesanan.
Via SMS atau telp. ke nomer 081 8040 636 53 [Nizar] atau kirim email ke nizarjoe@gmail.com.
Pengiriman.
Untuk pengiriman domestik seluruh indonesia kami menggunakan jasa kurir TiKi (titipan kilat) reguler dengan tarif standar tiki. pembeli juga dapat menentukan sendiri cara pengiriman menggunakan kurir lain jika kurir tersebut mempunyai cabang dikawasan kami. 
Pembayaran:
Teknis pembayaran menggunakan metode transfer Bank.untuk detail akun bank akan kami berikan jika ada proses pembelian.

Baca Juga:
Teh celup daun Ashitaba Lombok  
Teh Seduh daun Ashitaba Lombok 
Teh Bubuk Akar daun Ashitaba Lombok


Get cash from your website. Sign up as affiliate.

Wednesday, May 25, 2011

Sentra industri kerajinan Loyok Lombok Timur

Desa Loyok Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur sekitar 5 Kilo meter dari Tetebatu merupakan salah satu desan dengan sentra industri kerajinan di Lombok Timur, terdapat beberapa jenis sentra Industri kerajinan di Desa Loyok seperti kerajinan Rotan, Kerajinan Kayu dan beberapa kerajinan yang unik buah karya dari para pengrajin desa Loyok. kali ini saya mendatangi salah satu artshop di Desa Loyok dan mendapati beberapa kerajinan unik yang tidak biasaya di Display dan dijual di Artshop Lain.

Copok Tangkel:

Copok dalam bahasa Indonesia artinya wadah atau sebuah tempat untuk menempatkan sesuatu di dalamnya sedangkan Tangkel dalam bahasa Indonesia berarti Batok  Kelapa. sesuai namanya Copok ini terbuat dari tangkel atau batok kelapa, dibuat dengan sangat detil dan estetika tinggi. Jika kita perhatikan dari mata awam tak terbayang bagaimana pembuatnya membentuk batok kelapa yang begitu keras menjadi sebuah wadah yang halus sehalus keramik. Menurut pengrajin Copok tangkel ini dia mampu membuat copok tangkel 5 biji dalam satu minggu jika dikerjakan terus menerus. Namun tidak habis fikir saya kenapa barang seni dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi ini dijual dengan harga yang begitu murah, Copok tangkel ini dijual perbiji seharga Rp. 50.000,- Murah bukan..??




Gegandek
gegandek adalah sebutan untuk tas tradisional, biasanya tas ini dipakai oleh ibu-ibu ke pasar. dibuat dan dipoles dengan estetika tinggi sehingga terlihat audentik dan antik. tas gegandek ini terbuat murni berbahan bambu, terdapat beberapa pilihan ukuran untuk tas gegandek. umumnya gegandek tidak mempunyai banyak model karena mempertahankan khas. di Loyok, Gegandek ini bisa dengan mudah ditemui di salah satu artshop yang menyediakan kerajinan-kerajinan, harganyapun bervariasi tergantung dari ukuran, mulai dari 30ribu sampai dengan 100ribu rupiah.

selain dua kerajinan diatas masih banyak kerajinan kerajinan lain yang saya temukan dengan berbagai macam bahan. termasuk salah satu kerajinan yang saya rasa sangat unik yaitu piring yang terbuat dari potongan tulang dikombinasikan dengan batok kelapa. kerajinan ini memperlihatkan estetika dan nilai seni yang sangat tinggi. berikut adalah beberapa kerajinan yang saya ambil gambarnya di Loyok Desa Sikur Kabupaten Lombok Timur:


 Read Also

Sentra industri kerajinan Loyok Lombok Timur

Mushroom Plantation on Tetebatu East Lombok

Jeruk Manis Water Fall East Lombok

Wisma Soedjono TeteBatu


Saturday, March 5, 2011

Gamelan Sembalun - Traditional Music


Gendang belek Rantemas, salah satu kesenian musik tradisional yang hingga saat ini masih hidup dan dibudidayakan oleh masyarakat sembalun Lawang. kesenian musik tradisional ini diwariskan secara turun temurun, menurut salah seorang senior yang saat ini aktif (Riis, 23) dalam grup Gendang belek Rantemas-kesenian musik tradisional ini sudah berumur lebih dari seratus tahun. alat-alat yang digunakan dalam musik tradisional ini mirip dengan alat musik tradisional jawa. grup musik ini menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan khususnya wisatawan mancanegara dan memberikan nilai tambah untuk Sembalun sebagai desa pariwisata.

Selain irama khas Gamelan gendang belek, terdapat tarian tradisional yang dilakoni oleh personil Grup Gendang Belek Rante Mas, oleh masyarakat setempat tarian semacam ini biasanya disebut ngibing. untuk lebih memasyarakatkan dan memperkenalkan budaya gendang belek  ini para personil grup gendang belek biasanya mempersilahkan para wisatawan lokal atau mancanegara untuk mencoba ngibing diiringi musik gamelan dan didampingi oleh penari senior.

 

Thursday, March 3, 2011

Labuapi wood carving

Labuapi village is one of the largest wood carving village craftsmen on Lombok Island. before Bomb Bali II tragedy, village labuapi able to provide tremendous revenues for local governments and provide decent life, also to the craftsmen and workers of wood crafts. all changed! after Bomb Bali II tragedy, marketing and distribution of craft from Indonesia to other countries being difficult, this situtation has very bad impac for the craftsmen, many of them closed the business and sell the rest of the craft with a very cheap price, some of them trying survive but with a lot of lose. just a small example of the current situation-buyers from other region of Indonesia buy handicrafts with very cheap even by determining their own prices. then where is the price of these arts?

Thursday, February 10, 2011

Kodong, Sasak Tribe Traditional Fish Trap

 Kodong.. sasak tribe named this very simple tool, kodong is a simple trap to catch the fish. it made from bamboo and ratan, over a hundreed years traditional people using kodong as trap to catch the fish on the river, most of them are made kodong by themself only for private uses and not for sale,  kodong is not avaiable on the market. to make one kodong is so very consuming time, for 1 kodong it takes almost full one week to finish it and require diligent and higly patience. kodong working very simple, all we need to do is to put the kodong where the water flow and estimated that place is passed by the fish. usually the fisherman install the kodong on on afternoon and leave it over night, on very early morning the fisherman will check it if it's any fish catched or not. year by years sasak people start to think modern and think the new technique and created new tools to catch more fishes faster.

Now Kodong almost completly abandoned by sasak tribes, most of them are cactching fish with modern technique and tools. most of kodong creator are old man and many of them already pass away without inherit their knowledge to the generation. in this modern era, kodong usability changes from tradisional fish trap to handycrafts. this caused by several factor such as level of difficulty is very high, very detailed model, time consuming and the most influencing factor is the age factor.

On sembelun Vilage East Lombok, we can find kodong easily here and lots of sembalun people still using this traditional trap to catch the fish on the river, Ninik azi forexample its been almost half of his life he spent to made kodong and catching fish with Kodong, he said "this not for money, only for fun and i really-really enjoy it so much", almost everyday on his day life he bring kodong everytime he go to field for farming while he installing kodong and pick some kodong that already istalled one day before. there are many small river on the edge of the hill in sembalun and there are good numbers of fish, it is extremely beneficial for fishing using traditional tools such as kodong. other beneficial uses of traditional fishing is very friendly and will not damage the natural ecosystem. fish caught in the trap does not die instantly because of the kodong fish can still swim up the trap is lifted, so the owner can also choose a fish trap to be taken home or disposed of to life. Ninik Azi also adding some history about his day life, proudly he said this unique tools brings so many blessing for me, there are so many international tourist join him to install the Kodong while enjoying the scenery of rice fields and hills that surround Sembalun, and they like it so much. Kodong has variety size, biger size we install then biger fish we got.

government should give attention to the Kodong craftsmen, because this is one of the unique artistic heritage, and an important step for the toursm development especially in Lombok. by the time craftsmen began to leave this craft, because it is not helpful for their economic viability.  They also expect the government to give support to those who have hobby as a kodong craftsman materially to develop and empower this craft. a local organization which is engaged in community development Sembalun named CDC (Community Development Center Sembalun) was able to see this issue as an important issue in tourism development, in an effort to empower these crafts CDC started by explain to the craftsmen of the importance of maintaining cultural heritage. CDC also arrange soft trekking packages to intorduce kodong and give the tourism experience how to fishing using kodong. this tourism package is suggested to some Trekking organization bussiness on sembalun.

this article also one of effort to introduce Kodong. if you were interested to know and want to to experience how to be a traditional fisherman with this traditional fisherman tools, you can join on our packages. or if you interested to volunteering to help us to develop our eco tourism potential please visit CDC's website for further information, that's will be very apperciated. please email to nizarjoe@gmail.com for any questions about this article and Lombok Ecotourism.

Gallery Kodong



We also offer you if interested to have one ore more of this unique traditional fisherman's tools. please send us email to nizarjoe@gmail.com for any question or enquiry. buying this stuff from us will help our artisan to develop this craft and our ecotourism development.



Wall Art - Canvas Art - Art Consultants At Art4love.com
Art4love features 100% canvas artwork from chad love and 30 m. O. M. A. Rated artists across the globe. All paintings are very competitively priced to make it them accessible to everyone. Art4love sells 100%, canvas artwork.

Sunday, July 11, 2010

Sembalun Traditional Hand Weaving Course

non chemical hand weaving

There are 4 Famous Place in Lombok for traditional hand weaving, it is;Bayan, Sembalun, Pringgesele and Sukarara. each of them has unique and strong characteristic of woven. sembalun is one of 4 place produced woven that maintaining the authenticity of traditional weaving and still make a woven without chemicals and artificial coloring.

to develop and cultivate Lombok traditional weaving, we offer a package of traditional weaving course. package that we offer include:
  • the manufacture of cotton yarn
  • staining without chemicals
  • weave

while on course you can enjoy soft trekking around sembalun e.g (climbing pergasingan mount, climbing batu kucing, panorama walk to waterfall).

for detail information about traditional hand weaving course please feel free to contact us, anytime anywhere

E-Mail: siapa_bilang_emailku_panjang@yahoo.com

Mobile : +6281804063653

    Monday, March 22, 2010

    Keunikan Tenunan Komunitas Adat Bayan

    Oleh : Adam Lombok Utara

              Di Pulau Lombok kain tenun sangatlah mudah ditemukan di berbagai tempat, apalagi di obyek-obyek wisata seperti di Senggigi, Sukarare dan di Air Terjun Sendang Gila-Senaru. Hal ini menunjukkan bahwa kain tenun cukup diminati dan menjadi peluang usaha di sektor pariwisata.

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More